Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Headline, Minahasa Tenggara

Operasional Dua SPBU di Mitra Tersendat

Redaksi Manado Today   |   25 November 2010 – 16:47 WITA
Antrian Panjang Kembali Warnai Pengisian BBM
Ratahan Today- Pemandangan yang sangat memprihatinkan kembali terjadi di dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yakni di Ratahan dan Belang. Pasalnya, untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) di dua SPBU ini, warga diharuskan antri dalam waktu yang cukup lama sebelum mengisi BBM pada kendaraan baik roda dua maupun roda empat  dengan risiko kehabisan stok BBM saat dalam antrian.
Ironisnya lagi, ternyata pasokan BBM ke wilayah Mitra selang dua hari terakhir mengalami keterlambatan dan mengakibtakan kelangkaan bahan bakar disejumlah wilayah di kabupaten yang dipimpin bupati Tjelly Tjanggulung ini.
“Sudah 2 hari ini, SPBU Ratahan maupun SPBU Belang alami kekosongan BBM akibat pasokan yang sangat terbatas dan terlambat, sehingga kami terpaksa harus antri berjam-jam menunggu pasokan tiba, ,” ungkap Denny Sualang, warga Ratahan kepada Manado Today.
Pemandangan lain yang justru dikeluhkan warga adalah, kios-kios penjual minyak eceran seolah-olah tidak terpengaruh dengan kekosongan pasokan BBM di SPBU, dengan tetap menjual bahan bakar, walaupun harganya melambung tinggi berkisar antara Rp 6500 hingga  Rp 7000 per liter. “Walaupun memang mahal, kita terpaksa harus membeli BBM eceran atau berusaha mencari BBM di SPBU luar Mitra untuk mencukupi kebutuhan,” kata Arnold Rondonuwu, warga Belang.
Pemilik SPBU Belang, Suryani Tora yang dikonfirmasi, menyebutkan SPBU miliknya memang sering kosong akibat lonjakan pembelian warga yang bukan hanya dari wilayah Belang. “Kami tetap melayani pembelian warga dari Ratahan ketika SPBU di sana kosong, apalagi dari wilayah Boltim juga membeli BBM di SPBU kami, namun untuk hari ini dan selanjutnya stok BBM dipastikan aman setelah ada jaminan dari Pertamina,” kata Tora.
Sementara itu, Kabag Perekonomian Pemkab Mitra Drs Joutje Wawointan menanggapi kondisi ini mengatakan, akan melakukan pengecekkan langsung dilapangan. ” Jika kedua SPBU sering terjadi kekosongan selaku instansi teknis tentunya akan melakukan pengecekkan kebenarannya dan jika terbukti ada SPBU yang sengaja menimbun atau melakukan penjualan diluar kewajaran, sudah tentu akan dikenakan sanksi tegas terhadap SPBU itu,” katanya.(evel)
Dikirim melalui Facebook Seluler
Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading