Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Minahasa

Pantai Mangatasik, Potensi PAD yang Terlupakan

Staff Manado Today   |   3 Juni 2011 – 07:55 WITA
Pantai Mangatasik

Pantai Mangatasik

Minahasa Today – Kabupaten Minahasa sebenarnya memiliki sejumlah potensi wisata yang bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Antaranya Pantai Pantai Mangatasik. Meski setiap liburan dipadati ribuan pengunjung, namun hingga saat ini Pantai yang terdapat di Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa tersebut belum dikelola.

Kondisi pantai pun tidak terawat. Ini mengundang keprihatinan dari warga yang berwisata ke sana. ‘’Dari ribuan pengunjung, berapa saja uang yang bisa diperoleh saat hari-hari libur seperti ini. Harusnya, Pemkab Minahasa dalam hal ini Dinas Pariwisata tanggap, karena sudah bertahun-tahun tak pernah dikelola,’’ ketus Steven, Jerry dan Albert, yang melakukan wisata rohani ke Pantai Mangatasik.

Saat ini, lokasi pantai wisata tersebut dikelola perorangan warga sekitar dengan membuat kapling-kapling. Wisatawan yang berkinjung di sana disediakan tempat lalu dibayar kepada pengelola-pengelola tersebut. (ark)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

One Response »

  • tuama_mangatasik mengatakan:

    Kalo terlupakan kurang tepat, buktinya pantai Mangatasik tetap menjadi pilihan utama tujuan rekreasi oleh masyarakat Minahasa dan Manado kota. Yang memperihatinkan itu masalah sanitasi. Bukan karena pantainya tidak dikelolah dinas pariwisata, tapi karena kurangnya kesadaran lingkungan dari pengunjung. Sering kali pengelola lokal meminta pengertian untuk selalu mengumpulkan sampah di satu tempat, tapi tidak digubris. Pemilik lokal juga sering berusaha membersihkan pantai walau dengan cara seadanya. Moral pribadi yang sadar akan lingkungan yang masih kurang dari masyarakat Manado. Soal pengelolaan tidak perlu dari dinasnya, toh lebih baik kalo pemasukannya dirasakan langsung pemilik lahan dan penduduk lokal. Tinggal perlu adanya penataran pengelolaan tempat wisata dan sanitasi lingkungan ke pemerintah lokal (hukum tua, pala, dll) yang areanya berpotensi sebagai kawasan wisata.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading