Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Minahasa Tenggara

Pekan Depan, PAMI Gelar Demo di Bundaran HI dan Depan Istana

Staff Manado Today   |   16 Juni 2011 – 21:20 WITA

Desak Polda Sulut Tuntaskan Kasus DAK Diknas Minsel 2010

Amurang Today – Persatuan Angkatan Muda Indonesia (PAMI) rencananya pekan depan akan menggelar Demo secara besar-besaran di bundaran Hotel Indonesia (HI) dan di depan Istana Negara, terkait lambannya penanganan dugaan kasus korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) 2010 di Pemkab Minahasa Selatan (Minsel) oleh pihak Polda Sulut. Hal ini dikatakan Ketua Umum PAMI, Noldy Pratasis.

“Tujuan kami untuk menggelar aksi demo ini, untuk mendesak pihak Polda Sulut segera menuntaskan kasus dugaan terjadi penyalah gunaan dana DAK tahun 2010 yang lalu, dan bagi saya masalah ini sudah jelas terlihat siapa pelakunya. Untuk itu dalam demo kami pekan depan akan meminta pihak Polda untuk segera menuntas kan masalah ini, karena dengan kasus tersebut berakibat pada pelayanan publik tahun 2011 ini, dimana seluruh SKPD banyak yang membatalkan program mereka guna penghematan dana. Dan bagi saya, ini bukan kesalahan dari bupati dan wakil bupati Christiany E Paruntu dan Sonny Tandayu, akan tetapi merupakan kesalahan dari pejabat Bupati dan sekretaris Daerah yang saat itu menjabat,” ujar Pratasis saat menghubungi manadotoday Kamis (16/6/2011), lewat via telepon selulernya.

Ditambahkannya, dari kepemimpinan mantan Bupati Minsel Ramoy Markus Luntungan (RML), Wakil bupati Ventje Tuela (VT) serta mantan Sekdakab Drs Novri Mangagantung, sekitar Rp. 20 miliar, masih terisisah untuk Pemkab Minsel.

“Data yang saya peroleh saat pimpinan RML dan VT serta mantan Sekdakab Mangagantung mengakhiri tugas mereka, Minsel masih memiliki sisa anggaran sekitar Rp. 20 miliar, yang termasuk didalamnya Rp. 7 miliar dana pos bantuan, serta dana pilkada sudah dibayar sebesar 7 miliar dari 9 miliar. Namun, anehnya pada bulan September 2010, terjadi pergeseran anggaran dari DAK Diknas, yang tidak jelas kemana,” terang Pratasis, seraya meminta Polda Sulut dibawah pimpinan Kapolda Brigjen Pol Carlo Tewu, segera menuntaskan masalah ini. (dav)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading