Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Manado

Peluang Investasi Untuk Kemakmuran Masyarakat Kota Manado

Aldi Mawitjere   |   20 Agustus 2012 – 15:24 WITA
Manado

Kota Manado terus dilirik para investor untuk menanamkan modalnya

MANADO, (manadotoday.com) – Seiring terus meningkatnya pertumbuhan Ekonomi di Kota Manado, tetap masih saja ada yang kurang puas. Padahal pertumbuhan ekonomi Kota Manado diatas rata-rata Nasional yakni 7,3 persen.

Dan itupun untuk tahun lalu dan kini terus mengalami peningkatan. Apalagi investor terus melirik kota Manado sebagai tempat menanamkan modalnya.

“Kita sangat terbuka bagi siapa saja untuk berinvestasi. Bahkan kita memberikan kelongaran kepada para investor yang benar-benar ingin berinvestasi. Untuk itu saya telah komunikasikan dengan Pak Gubernur, bagi investor yang benar-benar menanamkan modalnya kita beri kelonggaran sambil dia melengkapi kelengkapan adminstrasinya,”ujar Walikota Manado GS Vicky Lumentut saat mnijau di Kecamatan Paal Dua.

Dikatakan Lumentut, seputaran Ranomut kini sedang dan akan pusat perbelanjaan. Makanya, Ketua APEKSI tersebut meminta kepada para aparat pemerintahan yang dapat mengawal dan mengawasi.

“Investasi jangan kita persulit. Karena mereka pula-lah yang akan membangun kota Manado. Jadi mari kita bantu, tentunya dengan tidak mengabaikan akan aturan dan mekanisme yang ada,”ujarnya sembari mengatakan investasi akan mensejahterakan masyarakat karena pajak yang ada.

Terpisah, pemerhati pembangunan Widdy Rorimpandey SP MPd, kepada manadotoday mengatakan tudingan oknum yang mengatakan Pemkot Manado lebih pro terhadap kapitalis harusnya lebih objektif.

“Lihat dahulu lah tata ruang kota. Semua kawasan telah diatur dalam undang-undang. Kalau pun kawasan Boulevard dijadikan kawasan bisnis bagi pemilik modal gede, tentunya pemerintah juga memperhatikan yang berada dibawahnya,”sindir Widdy.

Dia pun membandingkan kawasan Hotel Indonesia di Jakarta dengan Tanah Abang.

“Contoh realistis tidak mungkin kawasan bundaran HI disamakan dengan yang berada di tanah abang Jakarta. Mana mungkin orang modal kecil mau berinvestasi di seputaran HI, itu kan aneh namanya. Masyarakat pun tidak bodoh, udah taunya tidak mau berbelanja ditempat tersebut,”sindirnya lagi.

Akademisi muda ini pun meminta kepada pengamat ekonomi untuk tidak serta merta membuang statemen, karena Kota Manado ini aman dan nyaman bagi investor untuk berinvestasi.

“Jangan hanya statmen murahan dari mereka yang menamakan diri pengamat ekonomi, malahan hanya akan merusak pertumbuhan ekonomi di Kota Manado,”tadasnya.(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading