Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Tomohon

Pembayaran Tunjangan Sertifikasi Guru di Tomohon Dipertanyakan

Ardi Kalumata   |   14 Mei 2012 – 23:18 WITA

TOMOHON, (manadotoday.com)—Baru dibayar dua bulan, sejumlah guru sertifikasi di Kota Tomohon mempertanyakan pembayaran tunjangan mereka. Pasalnya, setahu mereka, pembayaran dilakukan setiap tiga bulan dan itu harusnya utuh.

‘’Kan ini sudah Mei. Harusnya dibayar untuk Januari hingga Maret 2012. Tapi, yang kami terima baru untuk dua bulan. Ada apa sehingga baru dibayar untuk dua bulan,’’ ketus sejumlah guru yang meminta namanya tidak dipublikasikan kepada manadotoday.com.

Yang lebih memiriskan lagi lanjut mereka, ini sudah terjadi yang kesekian kalinya. Sebab, sejak tahun 2010 lalu, ada satu bulan yang belum terbayarkan. ‘’Apakah ini memang dari pusat atau tinggal kelalaian di Kota Tomohon,’’ kata mereka seraya menambahkan akan terus mempertanyakannya.

Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Tomohon Ir Harold V Lolowang MSc ketika dikonfirmasi masalah ini tak menampik jika pembayaran  tunjangan sertifikasi guru tahun 2012 baru dua bulan yang dibayarkan.

‘’Sebenarnya, dana sudah turun, yakni berjumlah Rp 24.568.900.000. Dan, itu dibayarkan setiap tiga bulan. Dan, kami telah membaginya. Setiap triwulan dibayarkan sekitar Rp 6,146 miliar. Hanya saja, setelah dilakukan pembayaran, ternyata  melonjak, sehingga pembayaran menjadi sekitar Rp 6,2 miliar. Per triwulan. Jadi, kami baru membayar dua bulan karena tidka cukup. Sisanya Rp 1,697 miliar tidak cukup untuk membayar satu bulan,’’ jelas Lolowang kepada wartawan.

Solusi yang dilakukan lanjut Lolowang, pihaknya akan meminta penambahan dana ke pemerintah pusat untuk membayar tunjangan sertifikasi 673 guru di Kota Tomohon tahun 2012.

‘’Ada peraturan Menteri Keuangan, jika tidak mencukupi, pemerintah daerah bisa membayar per bulan, bukan per triwulan,’’ tambah Lolowang.

Bagaimana dengan dana sisa yang belum cukup untuk dibayarkan satu bulan? Menurut Lolowang, pihaknya berinisiatif untuk membayarkan tunjangan satu bulan di tahun 2010 yang belum dibayarkan. Dana sebesar Rp 1,697 miliar tersebut akan ditambah dengan dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) sebesar Rp 427.272.440.

‘’Tapi, kami masih akan mengkonsultasikannya lagi dengan pemerintah pusat untuk disetujui,’’ tukas Lolowang. (ark)

Pembayaran Tunjangan Sertifikasi Guru di Tomohon Dipertanyakan

TOMOHON, (manadotoday.com)—Baru dibayar dua bulan, sejumlah guru sertifikasi di Kota Tomohon mempertanyakan pembayaran tunjangan mereka. Pasalnya, setahu mereka, pembayaran dilakukan setiap tiga bulan dan itu harusnya utuh.

‘’Kan ini sudah Mei. Harusnya dibayar untuk Januari hingga Maret 2012. Tapi, yang kami terima baru untuk dua bulan. Ada apa sehingga baru dibayar untuk dua bulan,’’ ketus sejumlah guru yang meminta namanya tidak dipublikasikan kepada manadotoday.com.

Yang lebih memiriskan lagi lanjut mereka, ini sudah terjadi yang kesekian kalinya. Sebab, sejak tahun 2010 lalu, ada satu bulan yang belum terbayarkan. ‘’Apakah ini memang dari pusat atau tinggal kelalaian di Kota Tomohon,’’ kata mereka seraya menambahkan akan terus mempertanyakannya.

Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Tomohon Ir Harold V Lolowang MSc ketika dikonfirmasi masalah ini tak menampik jika pembayaran  tunjangan sertifikasi guru tahun 2012 baru dua bulan yang dibayarkan.

‘’Sebenarnya, dana sudah turun, yakni berjumlah Rp 24.568.900.000. Dan, itu dibayarkan setiap tiga bulan. Dan, kami telah membaginya. Setiap triwulan dibayarkan sekitar Rp 6,146 miliar. Hanya saja, setelah dilakukan pembayaran, ternyata  melonjak, sehingga pembayaran menjadi sekitar Rp 6,2 miliar. Per triwulan. Jadi, kami baru membayar dua bulan karena tidka cukup. Sisanya Rp 1,697 miliar tidak cukup untuk membayar satu bulan,’’ jelas Lolowang kepada wartawan.

Solusi yang dilakukan lanjut Lolowang, pihaknya akan meminta penambahan dana ke pemerintah pusat untuk membayar tunjangan sertifikasi 673 guru di Kota Tomohon tahun 2012.

‘’Ada peraturan Menteri Keuangan, jika tidak mencukupi, pemerintah daerah bisa membayar per bulan, bukan per triwulan,’’ tambah Lolowang.

Bagaimana dengan dana sisa yang belum cukup untuk dibayarkan satu bulan? Menurut Lolowang, pihaknya berinisiatif untuk membayarkan tunjangan satu bulan di tahun 2010 yang belum dibayarkan. Dana sebesar Rp 1,697 miliar tersebut akan ditambah dengan dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) sebesar Rp 427.272.440.

‘’Tapi, kami masih akan mengkonsultasikannya lagi dengan pemerintah pusat untuk disetujui,’’ tukas Lolowang. (ark)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading