Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Manado

Pemberian TTP Berdasarkan Perwako Berbasis Kinerja

Aldi Mawitjere   |   17 Maret 2012 – 16:51 WITA

Panjaitan : PNS Produktif Dihargai Walikota dan Wakil Walikota Manado

Kantor Pemkot Manado

Pemberian TTP berdasarkan Perwako berbasis kinerja

Manado, (manadotoday.com) — Akhir-akhir ini Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkot Manado mengeluhkan belum disalurkannya Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) terhitung sejak Januari 2012 ini. Hanya saja, belum direalisasikannya TTP tersebut ternyata bukan hanya kelalaian pihak SKPD, akan tetapi juga dengan keluarnya aturan baru tentang pembayaran tunjangan itu berdasarkan peraturan walikota (Perwako).
Kepala Bagian Keuangan Manasar Panjaitan, yang dikonfirmasi akan hal ini mengakui akan Perwako tersebut. Dimana sebelumnya, untuk pembayaran TTP itu hanya berdasarkan apsensi dan disiplin, namun kini ada penilaian kinerja masing-masing PNS secara individual.
“Jadi bukannya kita tidak membayar, namun ada aturan baru yang harus disesuaikan lagi. Karena Pak Walikota dan Wakil Walikota sangat menghargai PNS yang produktif,”terangnya.
Lebih jauh dikatakannya, hingga saat ini belum ada satu pun SKPD mengajukan permohonan pencairan. padahal disatu sisi bagian keuangan telah siap membayarkannya.
“Kita siap membayar sesuai aturan yang ada. Kalau hingga saat ini belum ada yang memasukan, mungkin lebih disebabkan penyelesaian penilaian kinerja tersebut, karena itu harus dilampirkan,”katanya.
Dijelaskannya lagi, dalam Perwako itu, ada 8 penilaian dan tentunya setiap item penilaian ada bobot yang menjadi dasar apakah PNS tersebut produktif atau tidak.
“8 item penilaian tersebut telah diberikan ke setiap SKPD melalui BKD. Antara lain, produktifitas, efektifitas, efisiensi, kerjasama antara rekan kerja, waktu penyelesaian pekerjaan, tanggungjawab, ketaatan terhadap aturan yang berlaku,”jelas Panjaitan.
Dimana penilaian kinerja individu PNS di instansi masing-masing tersebut dinilai oleh setiap kepala SKPD apakah baik atau tidak.
“Contohnya, jika ada pekerjaan yang bisa diselesaikan sehari kenapa harus ditunda hingga beberapa hari. Bagitu juga yang datang ke kantor, namun hanya main game dan sebainya. Nah, hal seperti itu juga akan masuk dalam penilaian dalam realisasi pembayaran tunjangan bagi pegawai,”terang Manasar.
Lanjut lelaki enerjik ini, apa yang disampaikan dalam Perwako tersebut memberikan jalan bagaimana setiap PNS Pemkot Manado bisa memberikan kontribusi yang baik kepada pemerintah. “Artinya jangan hanya datang pagi ambil absen langsung pulang dan tidak ada hasil kontribusi ke pemerintah terkait dengan kinerja. Nah ini tingkat pengawasan masing-masing atasan menjaga bawahannya apa yang telah dikerjakan setiap bawahannya,”kunci Manasar.(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading