Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Headline, Manado

Pembukaan Kembali Rute Davao-Manado Perkuat Hubungan Dagang Indonesia-Filipina

Staff Manado Today   |   23 Maret 2012 – 19:42 WITA

MANADO (manadotoday.com) – Konsul Jenderal Indonesia yang baru untuk Davao mengungkapkan ke-optimisannya bahwa kebangkitan penerbangan Davao-Manado-Davao akan lebih memperkuat hubungan perdagangan antara Indonesia dan Filipina khususnya Mindanao.
Hal ini dikatakannya setelah peluncuran perdana penerbangan Davao-Manado oleh Mid-Sea Express pada 18 Maret lalu. Dimana maskapai ini akan melayani rute Davao-Manado-Davao setiap Sabtu dengan pesawat Jet berkapsitas 19 tempat duduk.
Kepada Sun.Star Davao, Konsul Jenderal Eko Hartono mengatakan bahwa ia sangat positif konektivitas udara antara dua daerah ini akan mempercepat pembangunan ekonomi.
“Banyak yang dapat dilakukan dengan pembukaan penerbangan. Jika kita dulunya mempunyai hubungan yang dinamis, maka sekarang kita bisa melakukannya lagi,” kata Hartono, mengacu pada penerbangan Davao-Manado sebelumnya yang dihentikan oleh perusahaan penerbangan setelah beberapa bulan beroperasi.
Hartono juga menyebutkan pentingnya peran pemerintah serta sektor swasta untuk mendukung serta mempertahankan penerbangan Manado-Davao, mengingat kemajuan pesat yang dialami kedua daerah tersebut saat ini.
Menurut Shelley Sondakh, sekretaris eksekutif dari BIMP-Eaga (Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East Asean Growth Area), tantangan sekarang adalah bagaimana memanfaatkan hubungan itu sebagai bagian dari master plan dalam konektivitas Asia.
Sondakh mengatakan bahwa Manado akan berfungsi sebagai gateway ke daerah-daerah lain di Indonesia. Sebab ibu kota Provinsi Sulawesi Utara ini adalah tujuan ekowisata dan titik transit wisata utama bagi pengunjung. Dimana, wisatawan asing dan lokal yang mendatangi Manado rata-rata 100.000 orang pertahun-nya.
“Kami berharap untuk membawa lebih banyak wisatawan ke Manado dan Indonesia di bawah kerjasama BIMP-EAGA,” kata Shelley.
Dr Wiske Rotinsulu, penasehat Sekretariat eksekutif BIMP-EAGA, mengatakan bahwa Manado memiliki begitu banyak potensi yang ditawarkan, dari laut sampai ke dataran tinggi.
“Dari Manado, pengunjung bisa pergi ke Bali dengan dua jam penerbangan.” tuturnya.
Rotinsulu mengatakan waktu perjalanan dari Davao ke Manado lebih singkat 14 jam dibandingkan dengan mengambil rute Davao-Manila-Jakarta-Manado, dengan biaya hanya sekitar 15,000 peso untuk tiket pulang pergi.
Hartono juga mengatakan ia yakin tentang negosiasi yang sedang berlangsung dengan Zest Air untuk membuka penerbangan tambahan Davao-Manado.
“Perusahaan penerbangan Indonesia, Lion Air, akan mulai melayani rute ini pada bulan Mei. Lion Air baru saja membeli 230 unit Boeing 737, sebuah kontrak tunggal terbesar untuk Boeing, sebesar 22 miliar dolar AS” jelas Hartono.
Menurutnya, Lion Air, akan melayani penerbangan dua kali seminggu, sementara Mid-Sea Express berencana untuk meningkatkan penerbangan dua kali sebulan. (raf)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading