Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » DPRD Sulut, Manado

Pemerintah Diminta Perketat Pasokan Unggas Dari Luar Sulut

Redaksi Manado Today   |   10 April 2011 – 14:32 WITA

Manado Today – Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sulawesi Utara meminta pihak pemerintah daerah memperketat pasokan ternak unggas dan turunannya di wilayah perbatasan Gorontalo, seiring dengan penyebaran virus H5N1 di daerah itu.
“Sebagian besar pasokan unggas ke Sulut dari Gorontalo. Sehingga untuk mengantisipasi dampak peredaran virus H5N1 yang sudah ada di Gorontalo, perbatasan harus diawasi sebaik mungkin dengan meminta dokumen bebas flu burung,” kata Ketua KTNA Sulut, Lexi Solang, di Manado, Minggu.
Menurutnya, jika virus itu masuk Sulut secara otomatis penyebarannya cepat terjadi, karena mutasi H5N1 dinilai paling cepat dibandingkan dengan virus lain pada unggas maupun bisa berdampak pada manusia.
Kemudian pihak peternak di Sulut diminta untuk selalu melakukan langkah antisipasi terus menerus, membersihkan kandang dengan berbagai langkah.
“Memang sebaiknya peternakan unggas tidak dilakukan di pemukiman padat penduduk. Seharusnya di tempat yang sedikit jauh dari pemukiman dengan lingkungan yang bersih,” ujarnya.
Sementara itu, Pemprov Sulut telah memperketat pengawasan pasokan ternak unggas dari perbatasan Gorontalo, seiring dengan ditemukan penyebaran flu burung (H5n1) di daerah itu.
“Sejak ditemukan kasus flu burung di Gorontalo, Gubernur Sulut menegaskan kepada instansi terkait untuk mengawasi ketat masuknya ternak unggas dari daerah itu ke Sulut melalui perbatasan,” kata kabag Humas Pemprov Sulut Christian Sumampouw.
Langkah yang dilakukan Gubernur Sulut sebagai bentuk antisipatif agar masyarakat dan sejumlah ternak unggas di daerah, tidak ada yang terjangkiti, karena sangat berbahaya potensi penyakitnya.
Instansi seperti Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Kesehatan dan sebagainya, telah diinstruksikan untuk mengambil langkah cepat dan antisipatif, sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terutama di Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Provinsi Gorontalo, yaitu Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).
Kemudian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut telah menurunkan tim pengawas ke pasar tradisional, restoran , hotel, swalayan dan tempat distribusi daging ayam lainnya guna mengantisipasi penyebaran flu burung di daerah ini.
“Tiga tim diturunkan serentak mulai 6 April 2011, melakukan pengecekan dokumen kesehatan produk daging ayam yang ada di sejumlah titik termasuk surat keterangan bebas avian influenze (AI) dari instansi terkait,” kata Kepala Bagian Perdagangan Dalam Negeri, Disperindag Sulut, Janny Rembet. (ann/jwt)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading