Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Minahasa Selatan

Pemerintah Karantina Lokasi Pesebaran Flu Burung di Minsel

Redaksi Manado Today   |   20 April 2011 – 20:33 WITA

 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) mengkarantina sejumlah wilayah yang terjangkiti virus flu burung pada ternak ayam, sehingga tidak berdampak luas lagi ke daerah lainnya.
“Desa-desa yang dilokasir itu guna mengantisipasi akan adanya ternak ayam keluar atau dibawa ke tempat lain,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Minsel Decky Keintjem, di Manado, Rabu.
Sebelumnya ada dua desa di Kecamatan Modoinding, yakni Desa Paleloan dan Sinisir positif ditemukan virus flu burung setelah ada beberapa ternak ayam mati mendadak dan sudah melalui uji sampel di laboratorium.
Menurutnya, jika ternak ayam dibawa keluar secara otomatis dan cepat berkembang penularan virus H5N1 itu terhadap sesama unggas, dan turut membahayakan kesehatan manusia juga.
“Tindakan ini sengaja diambil untuk meminimalisir kemungkinan penyebaran virus itu. Kami juga telah menerjunkan dokter hewan guna melakukan pemeriksaan setiap hewan unggas di wilayah itu,” tambah Keintjem.
Sementara itu, dari Dinas Kesehatan Minsel telah menerjunkan petugas penyuluh di tiap-tiap Puskesmas dan mendistribusikan obat pencegahan flu burung berupa tamiflu dan oseltamivir.
Selain itu juga telah membuka posko pengaduan dan tim reaksi cepat, sehingga warga diharapkan berpartisipasi melaporkan adanya ternak ayam yang mati mendadak serta penanganan cepat.
“Sampai sekarang belum ada laporan warga yang telah terjangkiti flu burung, tapi ada tindakan perawatan cepat bila telah terjadi mutasi pada manusia,” ujar tukas Kadis Kesehatan Jeffry Rogi.
Sebelumnya, Bupati Minsel Christiany Paruntu bersama jajaran Muspida seperti Ketua dan Wakil DPRD, Kapolres, Dandim 1302, Kajari, Kepala Pengadilan Negeri, melakukan pertemuan khusus membahas masalah penyebaran virus flu burung itu.
Dari pertemuan itu, dicetuskan untuk membentuk tim terpadu dari seluruh elemen yang ada, untuk meningkatkan upaya pencegahan penyebaran flu burung dan penindakan cepat.
Dari evaluasi dari pemerintah setempat bahwa lolosnya sejumlah ayam yang telah terjangkit virus H5N1 lebih disebabkan pengamanan dan pembentukan pos di jalan raya tidak berjalan optimal. (ann/jwt)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading