Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Nusa Utara

Pemkab Sangihe Kembali Diminta Tertibkan Nelayan Filipina di Tahuna

Redaksi Manado Today   |   19 September 2012 – 16:33 WITA

TAHUNA, (manadotoday.com) – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, kembali diminta sejumlah nelayan di daerah itu, untuk menertibkan para nelayan-nelayan asal Negara tetangga Filipina, yang beroperasi di perairan Sangihe.

Keberadaan nelayan asal Filipina di Kota Tahuna itu, dipekerjakan sejumlah pengusaha perikanan lokal, sebagai penangkap ikan tuna di wilayah perairan Sangihe. Ironisnya, nelayan nelayan tradisional di daerah itu, merasa tak nyaman dengan hadirnya nelayan-nelayan asal luar negeri tersebut.

Bahkan, nelayan asal Sangihe sudah beberapa kali meminta Pemkab Sangihe, untuk segera menertibkan para nelayan asing itu, namun tak kunjung ditindaklanjuti.

Hermon Salawati, salah satu nelayan asal Kampung Karatung II Kecamatan Manganitu. Dirinya mengeluhkan jika mereka kerap diteror nelayan asing itu ketika sedang menangkap ikan di sejumlah ponton yang tersebar di wilayah perairan Sangihe.

“Bayangkan saja, kami sebagai nelayan asli daerah, sering diteror para nelayan asing saat sedang menangkap ikan, dengan melempari batu. Kami terpaksa mengalah, karena kami tahu persis perahu penangkap ikan yang ditumpangi para nelayan asing itu adalah milik oknum aparat,” ujar Salawati, kepada manadotoday Rabu (19/9/2012).

Lanjut Salawati mengatakan, atas nama nelayan Sangihe meminta Pemkab dan aparat keamanan dalam hal ini Lanal Tahuna, untuk menertibkan para nelayan asing tersebut.

“Kalau bisa, mereka dipulangkan ke negara asalnya Filipina,” ketusnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Sangihe, Ir Felix Gaghaube, saat dikonfirmasi terkait permintaan nelayan tradisional di Ssangihe, menyatakan bahwa jika pihaknya sudah menindaklanjuti terkait penertiban nelayan asal Filipina itu.

“Kami sudah tindaklanjuti keluhan kelompok nelayan asal Kecamatan Manganitu itu. Namun, untuk memulangkan para nelayan asing dari daerah ini, bukan merupakan kewenangan dari DKP,” tandas Gaghaube, seraya menambahkan pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pihak aparat terkait. (nal)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading