Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung

Pemkot Bitung Abaikan Kesejahteraan Buruh Kebersihan

Staff Manado Today   |   7 Juni 2011 – 18:08 WITA

Gaji Tidak Sesuai UMP

Bitung Today – Pemerintah Kota Bitung dinilai mengabaikan kesejahteraan para buruh penyapu jalan yang bekerja di Dinas Kebersihan Kota Bitung. Pasalnya, gaji yang diterima para buruh tersebut tidak sesuai upah minimum provinsi (UMP) tahun 2011 sesuai SK Gubernur.

Padahal disatu sisi para buruh kebersihan ini (penyapu jalan, red) merupakan garda terdepan dalam mempertahankan kebersihan lingkungan sehingga Pemkot Bitung kembali meraih penghargaan Adipura.

Hal ini dikeluhkan seorang wanita paruh baya, salah satu buruh yang sudah lama berprofesi sebagai buruh penyapu jalan, dimana berdasarkan pengakuannya bahwa gaji yang diterima sebagai buruh penyapu jalan hanya dihargai Rp 33 Ribu per hari, yang menurutnya gaji tersebut tidak cukup untuk biaya hidup keluarganya, itupun belum dipotong uang transport jika Ia diberi tugas untuk membersihkan jalan yang jauh dari lokasi rumahnya.

“Pada masa pak Arnold Karamoy sebagai Kepala Dinas Kebersihan, para buruh dijanjikan setiap tahunnya akan mengalami kenaikan gaji, namun hingga kini belum terealisasi,” ujar Ibu yang namanya enggan disebutkan.

Ironisnya, lagi menurut Ibu ini, mereka diwarning oleh Kadis Kebersihan saat ini yakni Drs Yossy Kawengian untuk tidak berbicara kepada wartawan atau pihak lain terkait upah yang mereka terima.

”Kami harap nasib kami diperhatikan,” keluh Ibu paruh baya ini.

Menanggapi keluhan para penyapu jalan tersebut, anggota Komisi A DPRD Bitung Victor Tatanude SH mengatakan seharusnya Pemkot Bitung dapat memperhatikan kesejahteraan para buruh penyapu jalan ini, karena berkat peran mereka sehinga Kota Bitung dapat meraih penghargaan sebagai Kota Sehat dan kota sedang terbersih.

”Kami akan menindaklanjuti permasalahan ini dengan memanggil hearing Pemkot Bitung dengan instansi terkait lainnya, karena tanpa kerja keras mereka yang tak kenal hujan atau panas, Pemkot Bitung tak bisa meraih penghargaan Adipura dan Kota Sehat,” tandas Tatanude.

Terkait pelarangan Kadis Kebersihan kepada para penyapu jalan untuk berhubungan bahkan berbicara langsung dengan wartawan dan pihak lain terkait upah yang mereka terima, Tatanude menilai hal tersebut merupakan tindakan bodoh yang tidak mencerminkan citra seorang pejabat. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

One Response »

  • vanderina mengatakan:

    wouw…ironis………

    bitung meraih ‘citra’ lewat kota bersih dan sehat(perolehan adipura) yang hari ini 07 juni 2011 penyerahannya di istana negara oleh presiden ri namun di sisi lain, para tim garda (buruh)kebersihan kota ‘merintih’ atas ketidakjujuran dan ketidakwajaran aparat pemkot bitung.

    satu lagi, ada apa dengan ‘bisik-bisik’ pelarangan transparansi oleh pejabat dinas kebersihan kota bitung ? wooouw… pasti ada apa apanya doooonk….

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading