Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung

Pemkot Bitung Belum Mampu Hambat Perambahan Hutan

Staff Manado Today   |   30 Mei 2011 – 09:38 WITA

Bitung Today – Kendati perambahan hutan untuk lahan baru di areal hutan kaki gunung dua sudara terus dilakukan warga, Namun Pemkot Bitung dinilai tak mampu untuk menghambat aktifitas tersebut.

Hal itu dilihat dari pernyataan Walikota Bitung Hanny Sondakh (Hanson) yang mengaku hanya bisa melakukan sosialisasi kepada warga agar tidak lagi membuka lahan baru di areal hutan untuk dijadikan lahan pertanian atau perumahan.

”Pemkot Bitung hanya sebatas melakukan sosialisasi dan himbauan warga agar tidak lagi membuka lahan baru, mengingat jika hal tersebut terus terjadi maka material pasir akan mengalir ke wilayah pemukiman yang berakibat tertutupnya drainase dan sejumlah ruas jalan ketika hujan lebat,” ujar Sondakh beberapa waktu lalu.

Diakuinya, pemerintah sering kewalahan mencegah aksi pembukaan lahan oleh warga, meskipun batas hutan telah diketahui, karena warga sering beralasan tanah yang mereka buka adalah tanah pasini.

Menanggapi pernyataan Walikota Bitung, salah satu personil Yayasan Lingkungan Hidup Cagar Hijau, Andrah Ardiansyah menegaskan seharusnya walikota harus berani bertindak dan menegakkan aturan tersebut, karena jelas mana batas hutan dan pemukiman.

”Pemerintah harus bertindak tegas, karena warga tidak akan berhenti melakukan pembukaan lahan baru. Dan yang pasti ancaman banjir pasir akan terus mengintai warga Bitung, jika areal hutan yang merupakan tanggul alamiah penahan pasir terus dirambah,” tandas Adriansah sembari berharap Pemkot Bitung,segera melakukan penegasan soal batas hutan dengan areal pemukiman, yang disesuaikan dengan aturan yang berlaku. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading