Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Tomohon

Pemkot-Dekot Tomohon Dituding tak Peduli Lingkungan

Ardi Kalumata   |   14 Desember 2011 – 22:09 WITA
danau

Danau Linow

Tomohon, MTC – Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon maupun pihak Dewan Kota (Dekot) Tomohon dituding tak peduli lingkungan. Hal ini diungkapkan Koordinator Environment Parliament Watch (EPW) Kota Tomohon Judie J Turambi SH menyusul tidak adanya tindakan serta pengawasan terhadap kegiatan usaha pariwisata di kawasan Danau Linow Lahendong Tomohon Selatan.
‘’Harusnya, karena kegiatan yang dilakukan pengusaha di sekitar Danau Linow tak mengantongi dokumen Amdal, maka pemerintah langsung menghentikan kegiatan di sana karena telah melanggar aturan. Tapi, hanya terus dibiarkan hingga saat ini,’’ tegas Turambi.
Menurutnya ada dua pelanggaran yang dilakukan pengusaha di sana. Pertama tak memiliki Amdal dan kedua, tak mengantongi izin usaha. Padahal sudah sekitar dua tahun melakuklan aktifitas. Padahal, selama melakukan kegiatan pengusaha tersebut menarik pungutan. Untuk masuk areal harus membayar Rp 25 ribu.
‘’Jangankan izin. Permohonan izin saja tak pernah ada atau dimasukkan ke pemerintah kota,’’ ketus aktifis yang getol memperjuangkan masalah lingkungan hidup ini.
Ditambahkannya, pengusaha di sekitar Danau Linow telah melanggar Pasal 22 UU Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup
Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 11 Tahun 2006 tentang jenis rencana usaha yang wajib dilengkapi dengan Amdal.
‘’Sepertinya pengusaha tersebut pandang enteng dan mengabaikan aturan yang ada. Anehnya, Pemkot Tomohon tak menindakinya. Jika terjadi kerusakan lingkungan, Pemkot maupun Dekot harus bertanggung jawab,’’ tukas Turambi. (ark)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading