Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado

Pemkot Manado Amandemen Lahan Reklamasi 16 Persen

Aldi Mawitjere   |   28 Januari 2012 – 08:31 WITA

Manado, (manadotoday.com) – Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Wakil Harley AB Mangindaan telah menargetkan persoalan aset menjadi salah satu fokus perhatian pemerintah kota selain pengelolaan keuangan untuk menuju opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Menindaklanjuti hal tersebut, tim lahan 16 persen Pemkot Manado bersama Jaksa Pengacara Negara yakni Kejari Manado akan mengamandemen isi perjanjian lahan reklamasi 16 persen.
“Lahan 16 persen adalah total keseluruhan lahan reklamasi kemudian dibagi itulah hak Pemkot Manado. Hanya saja jika dilihat dengan kasat mata luasa sudah tidak lagi sesuai dengan perjanjian kerjasama. Nah, itulah kita bersama tim pertanahan melakukan pengukuran kembali untuk mengetahui secara detail luasan lahan. Dan belum lama ini kita telah selesai melakukan pengukuran lahan 16 persen di PT Gerbang Nusa Perkasa atau kawasan Mantos. Langkah selanjutnya kita akan duduk bersama pengembang untuk mengamandemen lahan reklamasi 16 tersebut,” ujar Kabag Hukum dan Perundang-undangan Donald Supit SH kepada wartawan.
Hanya saja, kata Supit, pihaknya akan menunggu hasil pengukuran dari pertanahan kota Manado. Karenanya, selesai diadakan pengukuran pertemuan dengan pengembang serta JPN serta pihak Pemkot Manado akan duduk bersama membicarakan amandemen lahan 16 persen, jika tidak lagi sesuai dengan isi perjanjian pertama.
“Hal ini kita lakukan untuk menindaklanjuti program Walikota dan Wakil dalam penataan aset daerah,”tandasnya.
Nantinya, kata Supit, pihaknya akan melakukan hal yang sama dengan pihak pengembang lainnya.
“Kita akan melakukan hal yang sama dengan para pengembang lainnya. Jadi bukan hanya PT Gerbang Nusa Perkasa saja,”tukas Supit.
Disinggung terkait sertifikasi lahan 16 persen, Supit mengatakan bahwa sebelumnya sudah yang dilakukan pengukuran yakni di kawasan PT Mega Surya Lestari atau Mega Mas, namun belum mengetahui pasti apakah sudah disertifikasi oleh bagian Aset.
“Yang pasti semuanya ini akan kita sertifikasi, untuk memastikan lahan 16 persen itu menjadi milik pemerintah kota,”jelas Supit.(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading