Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado

Pemkot Manado Ditandangi KPPA

Aldi Mawitjere   |   12 September 2012 – 21:47 WITA
Anak-anak unjuk rasa di kantor Pemkot Manado

Anak-anak juga ikut dalam unjuk rasa di kantor Pemkot Manado

MANADO, (manadotoday.com) – Kantor Walikota Manado, Rabu (12/09/2012) di datangi pengunjuk rasa yang menamakan diri Komite Perjuangan Pembaharuan Agraria (KPPA). Dimana juru bicara KPPA Rusli Umar mengajukan 7 tuntutan ke Pemerintah Kota Manado.

Dua tuntutan yang disuarakan adalah agar pemerintah pusat memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk mengelola permasalahan tanah di daerah masing-masing.

“Kami menuntut pemerintah pusat agar mengusulkan pencabutan UU yang bertentangan dengan UUD 1945 pasal 33,” teriak Rusli.

Pemerintah kota Manado memiliki tanggung jawab untuk peduli, melindungi dan mengayomi rakyat yang merasa haknya benar-benar haknya sesuai hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Kesbang Politik dan Linmas Drs JT Tampi, yang menerima unjuk rasa menyampaikan, Walikota dan Wakil Walikota bukan tidak menerima aspirasi yang disampaikan, tapi sedang melaksanakan tugas kenegaraan.

“Pak Walikota dan Wakil bukan tidak mau menerima aspirasi kalian, tapi sedang melaksanakan tugas kenegaraan,” ujar Tampi.

Seperti diketahui peserta unjuk rasa yang datang di kantor Pemkot Manado sekitar Pukul 10.15 tersebut didominasi anak usia SD. Ada yang mengaku kelas I, II, III, IV dan V SD. Ada yang masih berusia 6 dan 7 tahun. Dari pengakuan mereka anak-anak, mereka dijemput dijemput oleh orang tua mereka di sekolah.

“Kasian anak-anak ini dimanfaatkan masih jam sekolah mereka sudah dididik dengan yang tidak benar, orang tua mereka dan yang menggerakkannya harus bertanggung jawab,” ujar seorang bapak yang kesal dengan unjuk rasa yang melibatkan anak-anak tersebut.

“Ibu yang jemput saya dari sekolah untuk ikut dalam demo ini. Ibu bilang nanti ikut rombongan pawai ke kantor Walikota Manado,” ujar seorang bocah kelas II SD dengan polos.

Sebelumnya, Wakil Walikota Harley AB Mangindaan telah mengingatkan kepada warga untuk waspada terhadap maklar atau calo tanah.

“Masyarakat harus hati-hati terhadap mereka yang suka mempermaikan harga tanah,”ujarnya.(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading