Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Tomohon

Pemkot Tomohon Dituding tak Adil Perlakukan Pengusaha

Ardi Kalumata   |   1 Februari 2012 – 15:55 WITA
danau di tomohon

Danau Linow di Tomohon

Tomohon, (manadotoday.com) – Dalam memperlakukan pengusaha di Kota Tomohon, Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon dinilai tidak adil.
Seperti yang terjadi saat ini, ada pengusaha yang mengambil keuntungan kendati tak memiliki izin usaha hanya dibiarkan, sementara pengusaha lainnya yang hanya pas-pasan dalam berusaha langsung ditindak sehingga tak bisa lagi berusaha.
Hal ini diungkapkan aktifis Kota Bunga Judie J Turambi SH.
Menurutnya, tindakan Pemkot Tomohon sangat kentara dan sangat dikriminatif. Ia mencontohkan pengusaha di kompleks Danau Linow. Walaupun sudah menarik keuntungan selama bertahun-tahun tanpa memiliki izin, terus dibiarkan berusaha hingga saat ini.
‘’Ini jelas tidak adil. Pengusaha kecil di depan UKIT langsung dibabat tanpa ampun. Ini nantinya menjadi preseden buruk bagi pemerintah Kota Tomohon,’’ tegas Turambi.
Dengan begitu tambahnya, orang akan bertanya-tanya dan akan curiga, jangan-jangan telah ada kongkalikong yang terjadi. Berarti, aturan hanya diberlakukan bagi kalangan bawah. Sementara para konglomerat aturan tidak berlaku. (ark)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading