Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Manado

Pemprov Akui Manado Penyumbang Terbesar Dana Bagi Hasil

Aldi Mawitjere   |   27 Juni 2012 – 08:16 WITA
Kecamatan Sario

Sosialisasi pajak dan bagi hasil pajak di Kecamatan Sario

MANADO, (manadotoday.com) — Kota Manado memang berhak mendapatkan porsi alokasi dana bagi hasil lebih dari Pemprov Sulut, dibanding Kabupaten dan Kota di Sulut. Maklum, kota Manado adalah sumber pendapatan Pendatan Asli Daerah (PAD) terbesar di Sulut dalam urusan pajak kendaraan.

Kadispenda Pemprov Sulut, Asiano Gemmy Kawatu SE pun dalam sosialsasi pajak di kantor Kecamatan Sario, Selasa (26/6), mengakui setiap tahun, dana bagi hasil untuk Manado terus menunjukkan tren naik.

“Tahun 2011 lalu, Pemprov Sulut sudah memberikan dana bagi hasil mencapai Rp48 miliar lebih. Dan pada tahun 2012 ini meningkat lagi, karena ada aturan yang baru dan kita sudah rencana tentatif 2012 Pemkot Manado mendapatkan alokasi dana bagi hasil sebesar Rp62 miliar lebih. Dibandingkan dengan kabupaten dan kota yang lain untuk 40% dana tersebut, lebih besar ada di kota Manado, ini dikarenakan potensi PAD tersebut lebih besar ada di kota Manado,”terang Kawatu.

Lanjutnya, tren ada peningkatan tiap tahun dana bagi hasil, karena penambahan tiap bulan kendaraan di Manado bertambah. “Rata-rata sekitar 4 ribu kendaran roda dua dan empat yang masuk di Sulut. Itu merupakan potensi paling besar dalam pajak termasuk pemakaian solar dan bensin yaitu pajak bahan bakar kendaraan bermotor. Dan sekali lagi, potensi paling besar ada di Manado sehingga Manado mendapatkan dana bagi hasil lebih besar,”tegas Kawatu.

Namun disatu sisi, menurut Kawatu, meningkatkan dana bagi hasil yang akan diperoleh Manado, diharapkan perhatian dari Manado khususnya ujung tombak, camat, lurah dan kepala lingkungan. “Ini jelas untuk membantu kami dalam kaitan, misalnya terus melihat apakah kendaraan di lingkungan mereka betul-betul sudah membayar pajak atau tidak, begitu juga pelat nomornya apakah betul atau tidak. Karena dengan begitu akan membantu aparat Pemprov dalam pendataan pajak khusus roda dua dan empat hingga kita bisa melakukan sistim jemput bola,”jelas Kawatu.

Diasentil ada jaminan pihak Pemprov tidak ada keterlambatan dalam pemberian dana bagi hasil ke Manado, Kawatu mengatakan, soal keterlambatan paling ada satu bulan karena potensi Desember nanti dibayarkan pada bulan Januari.

“Hingga bulan ini saja sudah mencapai Rp25 miliar yang diberikan ke kas daerah Manado,”kata Kawatu sembari menambahkan, di APBD Perubahan kemungkinan besar akan ada peningkatan dana bagi hasil bagi kota Manado.

Wakil Walikota Manado, Harley Mangindaan SE MSM yang hadir dalam sosialisasi tersebut pun sangat berharap agar peran serta aparat di kecamatan dan kelurahan bisa membantu mendata akan kendaraan tersebut.

“Saya berharap dengan adanya sosialsasi ini bisa ada pencerahan yang lebih tekait dengan kesadaran membayar pajak,  hingga potensi pajak di Manado bukan hanya bisa dicapai tapi bisa lebih meningkat,”tegas Ai sapaan akrab Mangindaan didepan seluruh Lurah dan Camat se-Kota Manado kemarin.(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading