Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado Siar

Pemprov Minta Warga Sulut tak Terprovokasi Peristiwa HKBP Bekasi

Redaksi Manado Today   |   15 September 2010 – 02:25 WITA

Manado Today – Persoalan di jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Bekasi, oleh pemerintah provinsi Sulut dinilai merupakan masalah yang dapat memecah belah kerukunan umat beragama di Indonesia.

Menyikapi hal itu Pemprov mengharapkan,  masyarakat agar tidak terprovokasi dengan masalah tersebut.
“Kami harapkan masyarakat Sulut, tak terprovokasi dengan masalah yang saat ini menimpa jemaat HKBP,” ujar Plt Sekprov Sulut, Ir Rahmat Mokodongan kepada manadotoday.com. 
Menurutnya lagi, memang itu harus juga diselesaikan oleh pihak terkait dalam hal ini pihak kepolisian, sebab menjadi penilaian Pemprov Sulut, itu adalah salah satu cara dari oknum-oknum tertentu, dalam memcah belah kerukunan antara umat beragama di Indonesia. 
Selain itu, pihaknya juga sekali lagi mengaharpakan agar warga Sulut, untuk tidak terpancing, sebab ini menjadi salah satu pintu dari oknum-oknum yang ingin memecah belah kerukunan umat beragama di Sulut.
“Kita harus tetap waspada, dan jangan terpancing,” ungkap Mokodongan.
Ditambahkannya, salah satu langkah yang harus kita ambil, yakni kita harus mengentahui siapa tamu kita malam ini. Jika memang tidak dikenal, segerahlah kita melapor kepihak yang berwajib, untuk diproses.
“Jangan kita main hakim sendiri, bagi orang yang tidak kita kenal,” pungkasnya. (ton)
Dikirim melalui Facebook Seluler

Pemprov Minta Warga Sulut tak Terprovokasi Masalah HKBP ////// judul
Manado Today – Persoalan yang menimpah jemaat HKBP di Bekasi, saat ini dinilai menjadi masalah dalam memecah belah kerukunan umat beragama di Indonesia. Untuk itu, Pemprov Sulut mengharapkan, agar masyarakat yang tinggal di Bumi Nyiur Melambai, agar tidak terprovokasi dengan masalah tersebut.
“Kami harapkan masyarakat Sulut, tak terprovokasi dengan masalah yang menimpah jemaat HKBP,” ujar Plt Sekprov Sulut, Ir Rahmat Mokodongan, Selasa (14/09/2010), kepada manadotoday.com.
Menurutnya lagi, memang itu harus juga diselesaikan oleh pihak terkait dalam hal ini pihak kepolisian, sebab menjadi penilaian Pemprov Sulut, itu adalah salah satu cara dari oknum-oknum tertentu, dalam memcah belah kerukunan antara umat beragama di Indonesia. 
Selain itu, pihaknya juga sekali lagi mengaharpakan agar warga Sulut, untuk tidak terpancing, sebab ini menjadi salah satu pintu dari oknum-oknum yang ingin memecah belah kerukunan umat beragama di Sulut.
“Kita harus tetap waspada, dan jangan terpancing,” ungkap Mokodongan.
Ditambahkannya, salah satu langkah yang harus kita ambil, yakni kita harus mengentahui siapa tamu kita malam ini. Jika memang tidak dikenal, segerahlah kita melapor kepihak yang berwajib, untuk diproses.
“Jangan kita main hakim sendiri, bagi orang yang tidak kita kenal,” pungkasnya. (ton)Dikirim melalui Facebook Seluler

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading