Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Pemerintahan

Pemprov Sulut Segera Bangun Monumen dan Museum Mendur

Tonny Sumakul   |   2 Oktober 2012 – 17:49 WITA

MANADO, (manadotoday.com) – Pemprov Sulawesi Utara (Sulut) dalam hal ini Biro Pemerintahan dan Humas, berencana akan segera membangun monumen dan museum Mendur bersaudara di Kawangkoan, Kabupaten Minahasa.

Pemprov Sulut Segera Bangun Monumen dan Museum Mendur

Lokasi yang rencananya akan didirikan monumen dan museum Mendur bersaudara

Menurut Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Setdaprov Sulut, Dr. Noudy Tendean, rencana pendirian monumen dan museum mendur bersaudara itu, bahkan telah mendapat suport Gubernur Sulut Dr. S. H. Sarundajang.

“Pak Gubernur sangat mendukung pendirian monumen dan museum Mendur bersaudara. Beliau juga mendesak agar pembangunanya segera dipacu, agar nantinya diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhono, bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang akan berlangsung di Sulut pada Bulan Februari tahun 2013 mendatang,” ujar Tendean, Selasa (2/10).

Dijelaskannya, pembangunan museum dan monumen itu, adalah bentuk penghargaan dari pemerintah terhadap jasa yang sudah diberikan Mendur bersaudara.

“Sosok  Alex dan Frans Mendur mungkin sudah luput dari perhatian sebagian besar rakyat Indonesia, termasuk Sulut. Buku sejarah nasional pun, memang tak memasukkan nama Mendur bersaudara pada daftar pahlawan proklamasi. di sekolah dan juga disejarah, nama Mendur tak pernah disebut-sebut para pengajar di bangku pendidikan. Padahal, tanpa jasa mereka mungkin kita tak bisa melihat dokumentasi momen paling bersejarah bangsa ini, yaitu proklamasi kemerdekaan, jika Frans Mendur tak berhasil menyembunyikan negatif foto dari tentara Jepang yang pada waktu itu melakukan penyitaan seluruh bukti dokumentasi resmi Indonesia sudah memproklamirkan kemerdekaan,” terang Tendean.

Kata Tendean lagi, pembangunan museum dan monumen terhadap Mendur bersaudara, untuk mengenang jasa-jasa mereka sehingga dunia tahu jika bangsa ini sudah merdeka dari penjajahan bangsa lain.

“Dari hasil history, perjuangan Alex dan Frans Mendur menyelamatkan negatif foto proklamasi tak mudah. Mereka harus berhadapan dengan tentara Jepang yang terkenal beringas. Dalam sejarah, negatif foto milik Alex memang berhasil dirampas lalu dihancurkan tentara Jepang, namun untuk milik Frans, berhasil diselamatkan dengan cara menguburnya di halaman kantor Asia Raja,” ungkap Tendean, seraya menambahkan jika menilai saat itu, Frans rupanya sadar jika pentingnya dokumentasi tersebut.

“Kesadarannya itu membuahkan hasil, yaitu pada 20 Februari 1946 Harian Merdeka menerbitkan foto karya putra Kawangkoan itu,” pungkasnya. (ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading