Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Pemerintahan

Pemprov Sulut Segera Berlakukan E-KTP

Staff Manado Today   |   13 April 2011 – 22:05 WITA

Manado Today – Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) akan segera diberlakukan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), demi meningkatkan pelayanan publik dan keamanan negara, kata Asisten I Bidang Pemerintahan Pemprov Sulut Mecky Onibala.“Mendagri sudah menekankan kepada daerah-daerah untuk segera merealisasikan E-KTP. Dan Sulut bersama kabupaten/kota sudah siap menjalankannya,” kata Onibala, saat sosialisasikan hasil Rakernas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Jakarta, kepada sejumlah wartawan, Manado, Rabu.

Pada tahun 2011 ini, ada sebanyak 197 daerah yang melaksanakan penerapan awal KTP elektronik, sementara di Sulut sendiri ada lima kabupaten dan kota menjadi “pilot project”.

Menurutnya, khusus tanggung jawab Pemprov antara lain, melakukan sosialisasi penerapan E-KTP kepada instansi terkait seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di Kabupaten/Kota.

Selain itu juga Pemprov berkewajiban melakukan supervisi, monitoring dan evaluasi ke kabupaten/kota, setelah itu mengkoordinasi dan mengkonsultasikannya ke pemerintah pusat.

“Khusus Pemprov Sulut, ada lima daerah kabupaten/kota yang akan melaksanakan penerapan awal KTP elektronik pada tahun 2011, yakni Kabupaten Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Utara, kota Manado dan Bitung,” ungkapnya.

Lanjut Onibala menjelaskan bahwa hal lain yang berkembang pada Rakernas tersebut, yakni penegasan bagi provinsi, kabupaten/kota yang anggarannya belum tersedia dalam APBD 2011 atau belum cukup untuk operasionalisasi KTP elektronik, maka kepala daerah bersangkutan memasukkan anggaran kegiatan tersebut.

Atau juga menambah alokasi anggaran melalui peraturan kepala daerah mengenai perubahan APBD 2011 sesuai kebutuhan dengan terlebih dahulu meminta persetujuan pimpinan DPRD, untuk selanjutnya ditampung dalam Perda perubahan APBD 2011.

Rencana pembangunan daerah dan nasional akan lebih efektif apabila ditunjang dengan data kependudukan yang akurat, baik mengenai jumlah, kepemilikan dokumen, persebaran dan komposisi penduduk.

“Data penduduk yang diperlukan tidak hanya menyangkut keadaan pada waktu rencana disusun, tapi juga informasi masa lampau dan perkiraan pada waktu yang akan datang,” tambah Onibala.(ann/jwt)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading