Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado

Pencairan Dana di Disparbud Manado Tidak Diketahui Bendahara

Redaksi Manado Today   |   9 Agustus 2011 – 01:34 WITA

Inspektorat Diminta Tindaklanjut Pengelolaan Keuangan di SKPD
Manado Today – Proses pencairan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Manado perlu mendapat perhatian ekstra Inspektorat. Pasalnya, kejadian janggal terjadi di Dinas Periwisata Kota Manado, Senin (08/08/2011) siang tadi. Dimana pencairan dana dengan jumlah besar yakni puluhan juta rupiah tidak diketahui bendahara.
Diduga dilakukan oleh okunum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial SP, yang nota bene tidak bertugas di Disparbud. Menariknya, pencairan dana tersebut menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik bendahara Disparbud, Enny Umbas. “Saya merasa tugas saya sebagai bendahara Disparbud dilangkahi. Sebab, pencairan dana dinas pariwisata justru dilakukan orang lain yang bukan pegawai di dinas pariwisata,”ujar Umbas.
Menurutnya, dana yang dicairkan tersebut untuk pembayaran tunggakan pada pihak ketiga. Hanya saja, mekanisme pencairan dana itu yang tidak tepat, sebab dilakukan orang lain diluar Disparbud.
Lanjut kata Umbas, dirinya telah mencoba mengklarifikasi hal itu kepada kepala Disparbud Manado, Hendrik Waroka, namun tidak mendapat jawaban yang memuaskan.
“Ini namanya penipuan, mengatasnamakan saya tetapi uangnya tidak diserahkan kepada saya selaku bendahara dinas,”tandas Umbas.
Wakil Walikota Manado, Harley Mangindaan, ketika dimintai tanggapan soal kejadian itu belum berkomentar lebih. Bahkan, pemimpin yang akrab dengan berbagai kalangan itu meminta wartawan untuk mengkonfirmasi hal itu ke Inspektorat. “Coba tanya ke inspektur soal itu,”ujar wawali kepada wartawan usai buka puasa bersama masyarakat di Kecamatan Singkil.
Kepala Disparbud Manado, Hendrik Waroka, saat dikonfirmasi, membantah jika pencairan dana itu dilakukan pegawai di luar Disparbud. Menurutnya, dari laporan yang diterima, saat pencairan di Bank Sulut, bendahara serta pegawai Disparbud turut mendampingi. Bahkan, untuk mencairkan dana itu menggunakan KTP dari bendahara Disparbud, Enny Umbas.
“Tidak benar kalau pencairan dana itu dilakukan orang luar. Memang saya tidak berada di Bank Sulut, tetapi dari laporan orang-orang saya, saat pencairan dana, bendahara ada disitu, termasuk orang-orang pariwisata. Waktu mencairkan dana itu menggunakan KTP Enny (bendahara,red),”jelas Waroka.
Olehnya, Waroka meminta semua pihak untuk tidak mempolemikan hal itu, karena mekanisme yang dilakukan untuk pencairan dana tersebut telah melalui prosedur yang benar.(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading