Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Minahasa Selatan

Pendemo Hanya Diterima Asisten I Pemkab Minsel

David Masengi   |   20 September 2012 – 15:28 WITA

Kairupan Enggan Temui Pendemo

AMURANG, (manadotoday.com) – Para pendemo yang menamakan diri Aliansi Reformasi Masayarakat Minsel (ARMM) terpaksa harus menelan kekecewaan ketika melakukan aksinya di Kantor Bupati Minsel, Kamis (20/09) siang ini.

Pasalnya keinginan pendemo untuk bertemu Sekdakab Minsel MC Kairupan tidak kesampaian dan praktis para pendemo hanya ditemui Asisten I Pemkab Minsel, Danny Rindengan di Gedung Waleta kantor Bupati Minsel.

”Kami ingin bertemu sekdakab MC Kairupan, untuk menjelaskan kondisi pemerintahan Minsel saat ini. Karena kami tahu Sekda ada di kantor Bupati,” teriak beberapa pendemo.

Namun meskipun sudah menunggu beberapa lama, Sekdakab yang ditunggu tidak kunjung datang. Dan praktis hanya terlihat Asisten I Pemkab yang berani menemui para pendemo.

”Jika Sekdakab tidak mau menemui. Saat ini Wakil Bupati Sonny Tandayu hadirkan di gedung Waleta, karena kami tahu beliau berada di areal kantor Bupati,” sembur beberapa pendemo lagi.

Namun sama halnya dengan Sekdakab meskipun pendemo sudah bebeerapa kali memanggil Tandayu melalui pengeras suara namun yang ditunggu tidak kunjung hadir.

Salah satu korlap Drs Arie Pasla dihadapan Asisten I kemudian menyampaikan orasinya, mereka kembali mempertanyakan kenapa hingga saat ini fungsi Wakil Bupati tidak jalan.

”Kami ingin tanya kenapa wabup tidak difungsikan sebagaimana mestinya. Padahal kan Bupati dipilih satu paket dengan Wakil Bupati. Apalagi hal ini dijamin dengan UU No 23 2004 tentang tugas dan wewenang Wabup. Kami juga mempertanyakan pendelegasian Bupati kepada sekdakan ketika sedang di Amerika, kenapa tidak kepada wakil Bupati,” tandas Pasla yang diaminkan Treiny Rungkat.

Dalam kesempatan tersebut mereka juga menginginkan Bupati dan Wabup kembali akur.

”Kami ingin mereka damai agar tidak ada pengelompokan di masyarakat yang menimbulkan resistensi,” ujar Pasla.

Menyikapi aksi ini, Rindengan yang menemui para pendemo mengatakan sesuai petunjuk Bupati Ia yang didelegasikan akan menerima pendemo.

”Saya ditugaskan Bupati untuk menemui pendemo. Terima Kasih telah menyampaikan aspirasi sebagai koreksi untuk kemajuan Minsel kedepan. Dan apa yang diaspirasikan akan saya sampaikan ke pimpinan,” terangnya.

Ia juga menjelaskan bahwa keberangkatan Bupati ke Amerika merupakan tugas belajar dan bukan keinginan sendiri.

”Kita harus bangga Bupati (Paruntu) menjadi ketua delegasi mewakil 18 Bupati/walikota karena Bupati fasih dalam berbahasa Inggris,” terangnya.

Dan untuk tugas penyelenggaraan pemerintah sesuai UU 32 No 2004, keberangkatan Bupati tidak ada pelimpahan wewenang, karena menurutnya berdasarkan pertimbangan teknologi Bupati bisa memantau dari Amerika.

”Jadi pengambilan keputusan tetap melalui Bupati. Daan pemerintahan saat ini berjalan sebagaimana mestinya dan masing-masing menjalankan tupoksinya,” pungkasnya.

Sementara itu guna mengamankan aksi demo dan meminimalisir kemungkinan buruk, terpantau ratusan Polisi dan Pol PP telah berjaga-jaga di lokasi demo.Setelah selesai menyampaikan aspirasinya para pendemo kemudian membubarkan diri. (dav/lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading