Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Minahasa Tenggara

Pengadaan Mobnas Alphard Dinilai Illegal

Staff Manado Today   |   9 November 2011 – 19:14 WITA

Ratahan, MTC – Pengadaan Mobil Dinas Alphard di Pemkab Minahasa Tenggara (Mitra) dinilai illegal. Menurut Bendahara PDIP Mitra Sammy Pongilatan, pengadaan Mobnas tersebut tak tertata dalam APBD induk 2011.
“Ini jelas illegal, namun diduga akan dilegalkan pada APBD Perubahan,” ujar Pongilatan yang adalah anggota Komisi C DPRD Mitra.
Lanjutnya, Fraksi PDIP Mitra tak akan menyetujui pengadaan Mobnas Alphard ini jika akan ditata dalam APBD perubahan. “Masih banyak skala prioritas yang lain. Apalagi Mobnas ini, sudah masuk mobil mewah, sementara masyarakat masih banyak membutuhkan perhatian yang ekstra dari pemerintah,” lanjutnya.
Pernyataan lain juga datang dari Ketua DPC Demokrat Mitra Katrien Mokodaser. Menurutnya, pengadaan Mobnas ada tertata dalam APBD, namun untuk jenisnya tak dinyatakan dalam pengadaan ini.
“Dan pada saat rapat dengar pendapat dengan TAPD, Selasa lalu, kami juga pertanyakan masalah ini, di mana pada penjelasan anggaran untuk pengadaan kendaraan dinas anggarannya Rp 2,4 M, namun setahu kami tidak disebutkan mobil jenis apa, termasuk mobil dinas Camat, dan mobil Sekretariat DPRD.
Kalaupun ditanya sudah tepat, memang harus dibelanjakan mengingat anggaran tahun berjalan segera berakhir,” tandas Mokodaser.
Di tempat terpisah Wakil Bupati Mitra Drs Jeremia Damongilala, MSi melalui pesan singkat sms, menegaskan bahwa dalam APBD 2011 tidak ada pos pembelian mobil dinas baru jenis Alphard. “Pembelian mobil dinas jenis Pajero saja yang saat ini dipakai oleh Ketua DPRD tidak tertata di APBD 2011,” ujar Damongilala.
Menurutnya, itu tidak tertata di APBD karena kendaraan dinas bupati, wakil bupati dan pimpinan dewan belum berusia lima tahun. “Sesuai aturan belum boleh diganti,” lanjut Damongilala. Selain itu, Ia menjelaskan yang sangat mendesak dan sudah dianggarkan adalah kendaraan dinas enam camat pemekaran, kendaraan operasional PKK dan Dharma wanita tetapi justru belum ada padahal tahun anggaran akan berakhir.
“Ini kan aneh, mereka lebih mengutamakan yang belum teranggarkan dari pada yang sudah tertata,”jelasnya.
Waktu lalu Kabag umum Ir An Onsu mengatakan bahwa mobil dinas Ketua Dewan jenis Ford Escape dalam kendaraan rusak. ”Ternyata, saya mendapat laporan dari masyarakat bahwa sudah sekian bulan mobil jenis Ford Escape dipakai oleh salah seorang pejabat di Polres Minsel. “Kalau laporan itu benar, saya betul-betul sangat prihatin dengan keadaan ini,” pungkasnya. (vel)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading