Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Sport

Pengprov PSSI Sulut Siap Tegakan Statuta PSSI

Redaksi Manado Today   |   23 Februari 2011 – 10:34 WITA

Sekretaris Umum Pengprov PSSI Sulawesi Utara, Hun Mokmoagouw, menyatakan, pihaknya mendukung upaya menegakkan aturan yang berlaku di sepak bola yang telah diwujudkan dalam Statuta PSSI.

“Menpora seharusnya memikirkan situasi keolahragaan kita secara keseluruhan, tidak semata-mata mencampuri urusan internal organisasi PSSI,” kata Hun Mokmoagouw seperti dikutip dari situs resmi PSSI, Rabu.

“Statuta PSSI merapakan pondasi rumah PSSI. Kita bangga tinggal dalam rumah dengan karakter tersendiri sebagaimana ditentukan FIFA,” tegasnya menanggapi pernyataan Menporaa.

Ia juga menyatakan keheranannya atas sikap Menpora yang dinilai terlalu jauh mencampuri urusan internal organisasi PSSI.

Sementara itu, Maurice Tuguis, dari Pengprov PSSI Maluku Utara, menyatakan bahwa sebaiknya Menpora menjelaskan kepada masyarakat luas mengenai upaya-upayanya meningkatkan prestasi olahraga nasional.

“Jangankan memikirkan peningkatan prestasi, mengupayakan langkah-langkah nyata untuk perbaikan dan peningkatan infrastruktur olahraga saja masih bisa dipertanyakan,” ujar Maurice Tuguis.

Hal senada juga disampaikan, mantan anggota Dewan Pakar PSSI periode 2003-2007 Muchlis Hasyim menyatakan, pemerintah khususnya Menpora harus bersikap arif dan bijaksana menyikapi masalah ini.

“Jangan buat perpecahan di antara `stakeholder` sepakbola nasional,” kata Muchlis Hasyim, beberapa waktu lalu.

Apalagi, katanya, kecenderungan pemerintah, khususnya Menpora, melakukan intervensi terkait Kongres PSSI makin kuat. “Memang Statuta FIFA itu dibuat kokoh agar tak diintervensi pemerintah. Ini yang mesti disadari semua pihak,” kata Muchlis kepada wartawan.

Muchlis menyatakan bahwa langkah yang diambil Menpora Andi A Mallarangeng dikhawatirkan berakibat timbulnya perpecahan di kalangan pelaku persepakbolaan nasional. Hal serupa pernah terjadi di KNPI.

“Jangan sampai perpecahan itu terjadi. Biarkan persoalan bola ini dituntaskan orang-orang bola sendiri dengan pola pendekatan bola pula,” katanya mengingatkan.

Berdasarkan situs resmi PSSI, Statuta PSSI dihasilkan dari proses panjang selama dua tahun sejak 2007, dengan mengacu pada Standard Statuta FIFA namun disesuaikan dengan kondisi nasional, sebagaimana lazimnya dalam penyusunan statuta di seluruh negara (asosiasi) anggota FIFA.

Namun, patut diingatkan bahwa penyusunan statuta di masing-masing negara tidak selalu mengikuti sepenuhnya ketentuan dalam Standard Statuta FIFA, yang sebenarnya tidak memiliki kekuatan hukum. Standar Statuta hanya menjadi pegangan dalam penyusunan keseluruhan statuta anggota FIFA, namun tidak mesti diikuti keseluruhannnya. (her/ant)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading