Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Pemerintahan

Pengusaha Jerman Lirik ‘Gonovu’ dan ‘Tempurung’ Sulut

Manado Today   |   4 Maret 2011 – 15:59 WITA

Manado Today – Sejumlah pengusaha di Negara Jerman, nampaknya melirik kegunaan dari batok kelapa (tempurung) dan juga sabuk kelapa (gonovu) di Sulut. Hal itu dilihat dari kunjunga dari sejumlah pengusaha asal Jerman, memaparkan kunjungan mereka di Pemprov Sulut, Jumat (04/03/2011).

Kunjungan Pengusaha Jerman di Pemprov Sulut

Kunjungan Pengusaha Jerman di Pemprov Sulut

Dr Josef Tawardi dari Berlin Indonesia Bussines Council Germany (BIBCG) yang didampingi Atase Perdagangan Kedubes RI di Jerman Didi Sumedi mengatakan, memang sesuai dengan penelitian, Sulut dipilih untuk kerjasama dibidang pengelolahan bio massa ini. Sebab, berdasarkan penelitian selama beberapa tahun ini, di daerah ini banyak ditemukan bio massa untuk dijadikan bio karbon.

“Ya, sabuk kepala dan batok kelapa-lah yang dinilai merupakan salah satu bahan untuk dijadikan teknologi bio karbon,” ujar Tawardi.

Disampaikannya lagi, langkah yang akan dilakukan pihaknya untuk pengelolahan bio karbon ini, dalam tangka juga menindaklanjuti deklarasi Kyoto tahun 2007 lalu, yang salah satu isinya wajib untuk menciptakan lingkungan yang ramah.

“Jadi dipilihnya sabuk kepala dan batok kepala juga, karena teknologi bio karbon ini dinilai sebagai salah satu solusi dari negara-negara eropa menindaklanjuti deklarasi Kyoto,” terang Tawardi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Sulut, Drs Sanny Parengkuan, yang mewakili Gubernur Sulut dalam pertemuan tersebut mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti atas tawaran kerja sama ini, sebab dilihat dari sector ekonomi dan lingkungan, itu menguntungkan kedua belah pihak.

Seperti diketahui, pengusaha-pengusaha Jerman yang mengunjungi Pemprov Sulut tersebut diantaranya, Robert Bernathey, Jan Glazky, Rieder, dan Nobert Desner. (ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading