Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Ekonomi dan Keuangan

Penyaluran Kredit Perbankan Sulut Alami Kenaikan

Redaksi Manado Today   |   23 April 2011 – 17:03 WITA

Manado Today – Penyaluran kredit perbankan di Provinsi Sulawesi Utara mengalami peningkatan 19,4 persen Maret 2011 menjadi Rp12,95 triliun dibandingkan bulan yang sama tahun lalu Rp10,84 triliun.
“Prosentase kenaikan tertinggi terutama terjadi untuk kredit investasi naik hingga 50 persen, kredit modal kerja tumbuh 21,98 persen dan sementara kredit konsumsi tumbuh tetapi hanya 13,03 persen,” kata Pemimpin Bank Indonesia Manado, Ramlan Ginting di Manado, Sabtu.
Kredit investasi meskipun dari sisi nilai masih relatif kecil karena hanya tercatat Rp1,55 triliun atau berkisar 12 persen pangsanya, tetapi dari dari segi pertumbuhan cukup baik karena Maret tahun lalu justru hanya sebesar Rp1,03 triliun, tumbuh 50 persen.
“Begitu juga kredit modal kerja, dari hanya Rp3,51 triliun tahun lalu, pada Maret tahun ini bertumbuh menjadi Rp4,28 triliun (pangsa 33 persen), ini merupakan sesuatu hal yang baik karena perbankan makin peduli terhadap sektor produktif,” kata Ramlan.
BI memang meminta perbankan supaya lebih menggenjot sektor produktif, karena dampaknya sangat luas bagi perekonomian daerah, dan rupanya bank memandangnya sebagai sesuatu yang positif terlihat pada pertumbuhan kredit investasi dan modal kerja lebih tinggi ketimbang kredit konsumsi.
“Kredit konsumsi yang sebelumnya menjadi andalan bank setiap kali melakukan ekspansi kredit, ternyata mulai sedikit dikurangi perbankan, ditandai prosentase pertumbuhannya hanya 13 persen hingga akhir triwulan pertama tahun ini.
Realisasi kredit konsumtif hingga akhir triwulan pertama tahun ini memang masih mendominasi yakni mencapai Rp7,12 triliun atau pangsa sekitar 55 persen dari total kredit, tetapi dari sisi pertumbuhan turun menjadi hanya 13 persen.
Maret tahun lalu, kata Ramlan, pangsa kredit konsumtif masih mencapai 58 persen, tetapi tahun ini turun menjadi 55 persen, ini sesuatu yang membanggakan dalam upaya mendorong percepatan ekonomi masyarakat di daerah ini.
BI berharap perbankan di Sulut terus mendorong pertumbuhan kredit ke sektor produktif, khususnya usaha mikro kecil menengah (UMKM) karena memberi dampak besar dan langsung terhadap perkembangan sektor riil di masyarakat. (ann/jwt)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading