Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Ekonomi dan Keuangan

Perdangangan Dominasi Penyaluran Kredit Perbankan Triwulan Pertama

Staff Manado Today   |   20 Mei 2011 – 22:44 WITA

Manado Today – Kredit ke sektor perdagangan mendominasi 70 persen dana tersalur ke sektor produktif yang disalurkan perbankan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada triwulan pertama tahun 2011.

“Realisasi kredit perdagangan mencapai Rp3,62 triliun dari total kredit produktif yang disalurkan perbankan Sulut hingga periode tersebut sebesar Rp5,13 triliun,” kata Pemimpin Bank Indonesia (BI) Manado, Ramlan Ginting di Manado, Jumat.Ramlan mengatakan, dibandingkan dengan triwulan pertama tahun lalu, terjadi peningkatan kredit perdagangan, hal ini tak lepas dari geliat ekonomi di daerah ini yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir ini.

“Maret 2010 lalu, kredit perdagangan hanya mencapai Rp2,45 triliun, sementara total kredit produktif ketika itu sebesar Rp4,01 triliun, tetapi tahun ini terus bertambah seiring perdagangan menjadi sektor semakin potensial,” kata Ramlan.

Diakui, perdagangan masih menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Sulut, karena itu, kata Ramlan, perbankan menyalurkan dalam jumlah yang cenderung bertambah dari tahun ke tahun.

“Perdagangan menjadi motor penggerak utama ekonomi Sulut, dan perbankan melihatnya sebagai peluang yang harus diraih olehnya target ekspansi kredit lari ke sektor ini,” kata Ramlan.

Kehadiran pusat belanja modern di pusat kota hingga pinggiran kota Manado, kata Ramlan, menjadi bukti betapa sektor ini mengalami pertumbuhan tinggi seiring perkembangan Kota Manado sebagai pusat perdagangan di kawasan timur Indonesia.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut, Janny Rembet, mengatakan, wajar bila sektor perdagangan menjadi bidikan perbankan, karena harus akui kegiatan perdagangan ini bukan menyebar dari kota hingga kawasan pedesaan.

“Toko-toko penjual bahan kebutuhan pokok banyak terdapat di Sulut bahkan hingga daerah terpencil sekalipun, karena itu jangan heran bila bank tetap tertarik menyalurkan kredit dengan jumlah lebih besar dibanding ke sektor lain,” kata Janny.

Tingginya kredit perdagangan, kata Janny, punya nilai positif terhadap perekonomian Sulut, sebab dengan demikian ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat terjamin, demikian juga bahan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Kredit perbankan Sulut hingga triwulan pertama tahun 2011 mencapai Rp12,95 triliun, dari jumlah tersebut kredit konsumtif sebesar Rp7,82 triliun dan kredit produktif Rp5,13 triliun.(ann/jwt)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading