Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado

Pers Sorot Pernyataan Anggota Komisi A DPRD Manado

Aldi Mawitjere   |   10 Oktober 2011 – 12:48 WITA

Dinilai Lecehkan Pilar Keempat Pembangunan

Manado Today – Pernyataan Komisi A DPRD Manado dalam sidang paripurna APBD-Perubahan 2011 akhir pekan, bahwa peran media selama ini tidak penting disorot oleh sejumlah wartawan Pemkot Manado. Dalam pemandangan yang disampaikan oleh juru bicara Komisi A Widjayanto Patonti bahwa anggaran untuk pers dalam kegiatan sosialisasi Pemkot Manado dinilai cukup besar. Selain itu dikatakannya, seharusnya anggaran untuk Pers harusnya dialihkan saja untuk kegiatan lain.

“Komisi A mempertanyakan anggaran media masa sebesar Rp 366 juta yang ada di Bagian Humas dan Protokoler. Masih banyak kegiatan lain yang sifatnya lebih penting dan membutuhkan anggaran. TAPD harus memerhatikan hal ini,” kata Patonti saat membacakan penyampaian Komisi A dari balik mimbar ruang paripurna kantor dewan.

Pendapat Komisi A yang dibacakan Widjayanto Patonti ini sontak langsung jadi bahan pembicaraan pers yang ikut dalam pembahasan rapat paripurna ini. Yandri Kandores wartawan Harian Komentar, menganggap jika pernyataan dari Komisi A DPRD Kota Manado adalah bentuk pelecehan kepada pers secara utuh.

Pasalnya menurut Kandores, secara jelas presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengatakan jika pers masuk dalam 4 pilar pembangunan di Indonesia. Dance Siahaya, wartawan lainnya mengatakan jika Komisi A telah melakukan kejahatan terhadap pers sehingga perlu diberikan penghargaan berupa karangan bunga orang mati kepada Komisi A.

“Ini otak personel Komisi A masih sangat primitif. Kenapa mereka menganggap peran media tidak penting? Dana Rp 366 juta di humas kok dibilang besar? Padahal masih ada ratusan juta hutang media yang hingga saat ini belum dilunasi pemerintah,” semprot Dance Siahaya (Harian Metro) yang dibenarkan Franny Sengkey (Pemred Cahaya Pagi) dan Yandry Kandores (harian Komentar).

Hal senada juga dikatakan oleh Septi Soroinsong, wartawan TV5-D, yang mana pernyataan dari komisi A sangat melecehkan profesi seorang jurnalistik, karena peran jurnalistik dalam pembangunan sangat penting.

“Tanpa sosialisasi dari media, apapun program yang dilaksanakan tidak akan berarti sama sekali,” tandas Saroinsong.

Sementara perwakilan Komisi A DPRD Kota Manado Widjayanto Patonti mengatakan pihaknya bukan menyoroti pers yang tak punya peran penting untuk Kota Manado. Menurut Patonti mereka hanya mengkritik anggaran pers dalam APBD Perubahan ini yang dianggap terlalu besar untuk sosialisasi.

“Tidak.Maksudnya begini. Media itu kami akui sebagai sumber informasi. Hanya kenapa saya mengatakan anggarannya terlalu besar. Namun dananya tidak dipangkas. Rp 366 juta itu kami akui untuk kepentingan tiga bulan ke depan. Peran media itu penting. Yang kami maksudkan, pengertiannya tidak seperti itu,” tangkis Patonti.

Dilain pihak Kasub Humas Inggrid Runtunuwu mengatakan bahwa waktu pembahasan komisi A DPRD Kota Manado sangat mendukung pencitraan Pemkot di media.

“Saya bingung kenapa ada statemen seperti itu dari Komisi A, saat sidang paripurna APBD-P akhir pekan lalu.” tuturnya. (ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

One Response »

  • Indrajit mengatakan:

    Hehehehe..bilang aja mau diliput Widjayanto Patonti. Saya orang manado, tapi saya nga tau ni anggota dewan dari mana? dapil mana? orang mana? lulusan mana? jangan2 hanya karena duit jadi anggota dewan. hehehe pahlawan kesiangan kamu Widjayanto Patonti

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading