Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung, Headline

Persoalan Tapal Batas Bitung – Minut Kembali Memanas

Manado Today   |   16 Maret 2011 – 22:02 WITA

Bitung Today – Persoalan klasik tapal batas antara Kelurahan Tendeki, Kecamatan Matuari Bitung dengan Desa Totalete Rokrok Kecamatan Kema Minahasa Utara (Minut) kembali memanas. Hal ini dipicu oleh pembangunan puskesmas pembantu (Puskestu) di Desa Totalete Rokrok, yang khabarnya dibangun diatas lahan milik, Kelurahan Tendeki Keacamatan Matauri Bitung. Buntutnya, Puskestu yang sementara dibanguan oleh pemerintah Minut dengan anggaran PNPM nyaris dirusaki warga, Rabu (16/03/2011).

Dari informasi yang dihimpun manadotoday, masyarakat yang berada di Kelurahan Tendeki telah memperingatkan agar pembangunan Puskestu tersebut, untuk sementara dihentikan menunggu kejelasan status tanah apakah milik Kota Bitung atau Pemkab Minut, namun hal tersebut tidak dihiraukan.

Warga Tendeki yang gerah menyusul tidak dihiraukan himbauan tersebut, akahirnya nyaris melakukan pengrusakan terhadap gedung yang sementara di bangun, dan mereka juga kemudian melakukan pengahadangan terhadap puskesmas keliling (Mobyle) yang berada di lokasi tersebut.

Beruntung, aparat kepolisian Polsek Bitung Barat cepat menuju ke lokasi dan mengamankan situasi.

Kapolsek Urban Bitung Barat, Kompol Jhon Unawekla mengatkan bahwa konflik ini akan berhenti apabilah kedua belah pihak ada yang mengalah. Karena , ada warga yang mengklaim itu wilayahnya atau sebaliknya.

“Dalam catatan kami terhitung sudah hampir lima kali kasus serupa nyaris membuat kisruh antara warga di kedua wilayah. “ ungkapnya.

Bahkan menurutnya, pembangunan Puskestu sudah disepakti oleh Hukum Tua Desa Tontalete Rok-rok , untuk tidak akan dilanjutkan. Aka tetapi setiap ada pelayanan Posyandu, pekerjaan fisik Poskestu tetap dilasanakan. Dan hal ini berbuntut terhadap kekcewaan masyarakat.

“Agar tidak menjurus pada tindak anarkis, selaku aparat kami hanya bisa mengamankan” kata Unawekla.

Terpisah , wakil ketua LPM Tendeki Recky Lumingkewas, menyesalkan sikap Hukum Tua Desa Tontalete Rok-rok yang tidak memiliki itiked baik. Sebab, ketika dipanggil untuk menjernihkan situasi bersama Lurah setempat malahan tidak datang.

“Kami tidak berbicara soal masalah pelayanan kesehatan namun terkait pembangunan Puskestu yang berada tepat di Lingkungan V, Kelurahan Tendeki,” tandas Lumingkewas.

Sementara itu, Lurah Tendeki Lieke Tumbol, yang dihubungi terpisah mengatakan masyarakat Tendeki masih belum menyetujui pembangunan Puskestu dilanjutkan, karena sudah ada kesepakatan dengan pemerintah Desa Tontalete Rokrok. Namun ketika pekerjaan ini pelan-pelan dilanjutkan, membuat masyarakat setempat gerah dan hampir saja merusak bangunan tersebut.

“kami berharap agar persoalan tapal batas ini bisa secepatnya dituntaskan, agar tidak akan menimbulkan konflik anatara masyarakat Tendeki Bitung dan dan Tontalete Rok-rok Minut, ” harap Tumbol. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading