Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Ekonomi dan Keuangan

Petani di Sulut minta peremajaan kelapa

Redaksi Manado Today   |   22 Mei 2011 – 19:02 WITA

Manado – Sejumlah petani di Sulawesi Utara (Sulut) meminta kepada pemerintah daerah agar segera melakukan peremajaan kelapa, seiring dengan tidak produktifnya lagi ratusan pohon yang tersebar di daerah itu.

“Sebagian besar tanaman kelapa di Sulut sudah termakan usia atau berada di atas 60 tahun. Sehingga tidak produktif lagi untuk panen,” kata Joseph M, salah satu petani dari Minahasa Selatan, Minggu siang.

Pemerintah daerah sebaiknya memberikan bantuan bibit kelapa bagi petani, dengan kualitas yang cukup baik untuk dilakukan peremajaan.

Menurutnya, selain masalah usia tanaman kelapa yang tidak produktif, juga sebagian besar sudah rusak akibat penyebaran penyakit busuk pucuk dan hama sexava yang menyerang komoditas unggulan di daerah itu.

“Peremajaan tanaman kelapa sudah mendesak dilakukan seiring dengan kerusakaan tanaman yang diakibatkan penyebaran penyakit busuk pucuk dan hama sexava sejak beberapa tahun lalu,” sambung Stenly, warga Desa Motoling.

Sementara itu, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sulut Lexi Solang mengatakan, penyebaran penyakit busuk pucuk dan hama sexava semakin sulit dibendung, sehingga banyak petani di daerah terancam gagal panen untuk menikmati hasil dari komoditi unggulan itu.

Menurutnya, peremajaan kelapa sudah harus dilakukan sejak saat ini, sehingga memiliki masa waktu yang cukup untuk menggantikan tanaman kelapa lain yang mulai jarang berproduksi.

“Memang ada informasi peremajaan kelapa selalu dianggarkan melalui APBN dan APBD, namun kurangnya sosialisasi dan transparansi menyebabkan masyarakat jarang mengetahuinya,” kata Solang yang juga anggota DPRD Sulut.

Sebelumnya, jajaran pejabat di Dinas Perkebunan mengatakan, pihaknya sudah berupaya melakukan peremajaan tanaman kelapa di daerah itu hingga tahun 2010 lalu, meningkat hingga 4.400 hektare dengan jumlah bibit kelapa disebar ke petani mencapai 438.975 bibit kelapa. Kebijakan peremajaan tersebut dalam upaya mempertahankan produksi produk turunan kelapa Sulut tetap tinggi secara nasional. (ant/her)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading