Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Minahasa Selatan

PGI dan KWI Himbau Umat Kristen Maknai Natal Dengan Sederhana dan Bersahaja

Aldy Monareh   |   25 Desember 2011 – 14:29 WITA

Kumelembuai, MTC – Persatuan Gereja Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia, menghimbau agar umat Kristen di seluruh Indonesia memaknai Natal yang diyakini umat Kristiani sebagai Hari lahirnya sang Juruselamat Yesus Kristus, dengan penuh kesederhanaan dan bersahaja.
Hal ini diungkapkan Wakil Ketua BPMJ GMIM Exodus Kumelembuai Jans Pongantung pada Ibadah Natal di jemaat GMIM Exodus Kumelembuai Atas Kecamatan Kumelembuai Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), ketika membacakan pesan Natal PWI dan KWI, yang bertemakan ”Bangsa Yang Besar Berjalan di Dalam Kegelapan Telah Melihat Terang Yang Besar”, Minggu (25/12/2011).
”Marilah kita sambut kedatanganNya, dengan sederhama dan tidak mencolok karena sebagian besar bangsa kita masih hidup dalam tingkat kemiskinan yang ekstrim,” ujar Pongantung membacakan sambutan Ketua Umum PWI, Pdt Dr A A Yewangoe dan Ketua KWI Mgr Martinus D Situmorang, OFMCap.
Diungkapkannya pula kepada Umat Kristen yang hidup di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dalam merayakan Natal di Tahun 2011 ini, untuk tidak menutup mata dengan berbagai persoalan Bangsa Indonesia saat ini, seperti halnya Kemiskinan karena ketidakadilan, sulitnya masyarakat menanggulangi kebutuhan pokok, Pendidikan, dan Kesehatan, serta kekerasan yang masih merupakan bahasa yang digemari guna menyelesaikan masalah yang akibatnya kerukunan hidup menjadi sangat mahal.
Korupsi yang terjadi dimana-mana bukannya di hapuskan malah beranak pinak, Pengakan hukum yang berkeadilan dan penghormatan terhadap HAk asasi manusia (HAM) masih harus tetap diperjuangkan dan digumuli, pengrusakan lingkungan yang berakibat bencana alam, masih tetap mencemaskan, sementara mereka yang diberi amanta dan kekuasaan memimpin bangsa ini, cenderung melupakan tugas-tugasnya ketimbang membawa kepada kesejahteraan yang adil dan merata.
”Karena itu sebagai umat Kristen hendaknya semangat Natal kali ini menjadi semangat hidup kita semua, dalam mencermati berbagai persoalan bangsa, dengan hidup Rajin dan giat, tanpa bersifat mengkotak-kotakan, seperti halnya teladan dan ajaran Yesus kepada umat manusia,” tutupnya. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading