Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Tomohon

Pinawela’an, Tempat Permandian Prajurit Perang

Ardi Kalumata   |   15 September 2012 – 10:35 WITA

Salah satu Potensi Objek Wisata di Kota Tomohon

objek wisata

Lokasi Permandian Pinawela'an

TERNYATA, di Kota Tomohon banyak lokasi wisata yang bisa diandalkan. Salah satunya, lokasi permandian Pinawela’an yang terletak di lingkar barat Kelurahan Kakaskasen I Tomohon Utara.

Lokasi permandian yang berada di sekitar mata air tersebut banyak dikenal oleh prajurit yang pernah berperang. Lokasi wisata sejarah tersebut, banyak dikunjungi mantan prajurit yang mengaku pernah mandi di situ sebelum turun ke medan laga.Menurut warga Kakaskasen, saat prajurit akan pergi beperang, mereka dimandikan melalu proses ritual adat Minahasa. Jika dimandikan di situ, mereka berkeyakinan tidak akan mengalami hal buruk saat berperang.

Begitu juga ketika mereka kembali dari berperang. Mereka kembali dimandikan di situ, dengan maksud membuang segala bentuk kesialan yang ikut terbawa ketika mereka kembali dari beperang atau.

‘’Banyak orang yang tidak kami kenal sering mengunjungi tempat itu. Rata-rata umur mereka sudah tua, di atas tujuh puluh tahun. Ternyata mereka pernah dimandikan di situ,’’ ungkap Jeff dan Stenly, warga Kakaskasen.

Saat ini, lokasi tersebut banyak digunakan untuk mencuci pakaian oleh warga. Selain bersih karena berasal dari mata air, air tersebut sangat sejuk dan diyakini memiliki khasiat. (ark)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

One Response »

  • steven mengatakan:

    prajurit perang yang dimandikan di lokasi pinawelaan melalui ritual, dengan tujuan agar apabila turun ke medan perang, akan kebal dan tubuh mereka tidak mempan dengan peluru.. ada seorang pelaku budaya yang pernah “memandikan” beberapa prajurit disitu. ritual tersebut dinamakan dengan “ritual mandi kebal”

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading