Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Totabuan

Plt Kadis Kesehatan Dalam Kajian Baperjakat Bolmong

Staff Manado Today   |   22 Juli 2011 – 18:56 WITA

Bolaang Mongondow Today – Badan Pertimbangan Kepangkatan dan Jabatan (Bapperjakat) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara, sedang mengkaji pejabat yang akan menjadi pelaksana tugas paska ditahannya Kepala Dinas Kesehatan, Prayit Susilo Adji oleh kejaksaan.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Bolmong yang juga Kepala Bapperjakat Bolmong, Ferry L Sugeha, kepada wartawan di Bolaang Mongondow, Jumat (22/07/2011).

Menurut dia, Prayit tidak bisa melakasanakan tugasnya lantaran menjadi tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu sejak Kamis pekan lalu sehingga harus ada Plt. untuk menjadi motor penggerak di dinas tersebut.

“Kami sudah mengusulkan satu nama sebagai pelaksana harian atau Plt. Kepala Dinas Kesehatan tersebut kepada Pak Bupati,” ujar Sugeha.

Namun Ferry belum menyebutkan siapa yang akan menggantikan Prayit untuk sementara waktu.

Menurut dia, hal tersebut tidak etis karena Bupati Bolmong, H Salihi Mokodongan belum menetapkan orang yang diusulkan oleh Bapperjakat tersebut.

Dia hanya menyebutkan jika Plt. tersebut harus sudah memahami dan tahu seluk beluk ketika melakukan tugasnya. “Yang pasti orang berpengalaman dan tahu mengenai masalah kesehatan serta bisa menjalankan Plh Kepala Dinkes tersebut,” katanya.

Penahanan Prayit terkait kasus pengadaan kendaraan untuk Puskesmas keliling (Pusling) tahun anggaran 2010 lalu. Pada kasus ini, kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 925 juta dari total Rp 1.3 miliar lebih, dari yang dianggarkan.

Dari tujuh kendaraan yang seharusnya ada, kontraktor baru bisa menyediakan kendaraan sebanyak empat hingga tahun anggaran 2010 berakhir, padahal, dana untuk penyediaan tujuh kendaraan tersebut sudah diserahkan seluruhnya kepada kontraktor.

Majelis hakim di PN Kotamobagu telah menjatuhkan hukuman kepada Yakin SKM, pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) pada proyek ini selama 22 bulan penjara.

Sedangkan kontraktor dari CV Eksora Geofortuna, alias Rosalinda, mendapat hukuman penjara selama tiga tahun.

Sebelumnya, Kasi Pidana Khusus Kejari Kotamobagu, Lukman Effendi mengatakan, pihaknya akan berusaha untuk menuntaskan penydidikan tersebut sehingga berkas perkara pengadaan Pusling tersebut bisa segera dilimpahkan ke pengadilan.

Dia menambahkan, batas waktu penahanan tersebut selama 20 hari. (ann/jw)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading