Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » DPRD Sulut, Headline, Manado

PNS di Sulut Wajib Jalani Tes Narkoba

Redaksi Manado Today   |   8 April 2011 – 18:59 WITA

Manado Today – Jajaran PNS di lingkungan Pemprov Sulawesi Utara (Sulut) maupun kabupaten dan kota, sebaiknya wajib mengikuti tes narkotika dan obat terlarang lainnya (Narkoba). “Tes narkoba itu sangat penting guna mengetahui serta bisa mencegah secara dini upaya penyalagunaan obat-obat terlarang di lingkungan pemerintahan,” kata Wagub Sulut, Djauhari Kansil, di Manado, Jumat.

Menurutnya, bahaya narkoba sudah menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat. Berbagai kampanye anti narkoba dan penanggulangan terhadap orang-orang ingin sembuh dari ketergantungan narkoba semakin banyak didengung-dengungkan.
Tak terkecuali dengan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sulut, bahwa dalam waktu dekat ini, Pemprov berencana melakukan tes untuk memeriksa apakah PNS di lingkungan Pemprov bebas narkoba atau tidak.
“Dan tes ini tidak akan diberitahukan kapan pelaksanaannya, sebagaimana kami kerap melakukan inspeksi secara mendadak, demikian juga untuk tes narkoba ini,” ujar Kansil yang juga mantan Kepala Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sulut itu.
Kansil menjelaskan, tujuan utama dari tes narkoba ini, yakni hendak menjaring apakah ada PNS yang terkontaminasi dengan narkoba, dan jika terbukti ada pemakai berstatus “abdi negara”, maka akan dikenakan sanksi sebagaimana aturan berlaku.
“Narkoba itu sangat berbahaya dan merusak segalanya. Makanya sangat disesalkan jika ada oknum PNS yang ternyata memakai narkoba. Ini ciri yang tidak baik,” tegasnya.
Kegiatan ini dan pengadaan tes narkoba akan bekerja sama dengan instansi terkait seperti Badan Narkotika dan Dinas kesehatan.
Menurut Kansil, orang yang sudah memakai narkoba apalagi sudah pada tahap kecanduan pasti akan melakukan berbagai cara untuk bisa mendapatkan narkoba kembali, bahkan mencuri sekalipun bisa dilakukan.
Anggota DPRD Sulut Lexi Solang mendukung rencana kegiatan Pemprov Sulut melakukan tes narkoba bagi jajaran PNS, sekaligus membuat langkah efek jera jika memang ada yang terbukti memakai atau mengkonsumsi “barang berbahaya” itu.
“Kalau dilingkungan PNS sudah ada yang kecanduan narkoba, tentunya bisa jadi preseden buruk bagi masyarakat juga,” jelasnya.

Jajaran PNS di lingkungan Pemprov Sulawesi Utara (Sulut) maupun kabupaten dan kota, sebaiknya wajib mengikuti tes narkotika dan obat terlarang lainnya (Narkoba).
“Tes narkoba itu sangat penting guna mengetahui serta bisa mencegah secara dini upaya penyalagunaan obat-obat terlarang di lingkungan pemerintahan,” kata Wagub Sulut, Djauhari Kansil, di Manado, Jumat.
Menurutnya, bahaya narkoba sudah menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat. Berbagai kampanye anti narkoba dan penanggulangan terhadap orang-orang ingin sembuh dari ketergantungan narkoba semakin banyak didengung-dengungkan.
Tak terkecuali dengan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sulut, bahwa dalam waktu dekat ini, Pemprov berencana melakukan tes untuk memeriksa apakah PNS di lingkungan Pemprov bebas narkoba atau tidak.
“Dan tes ini tidak akan diberitahukan kapan pelaksanaannya, sebagaimana kami kerap melakukan inspeksi secara mendadak, demikian juga untuk tes narkoba ini,” ujar Kansil yang juga mantan Kepala Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sulut itu.
Kansil menjelaskan, tujuan utama dari tes narkoba ini, yakni hendak menjaring apakah ada PNS yang terkontaminasi dengan narkoba, dan jika terbukti ada pemakai berstatus “abdi negara”, maka akan dikenakan sanksi sebagaimana aturan berlaku.
“Narkoba itu sangat berbahaya dan merusak segalanya. Makanya sangat disesalkan jika ada oknum PNS yang ternyata memakai narkoba. Ini ciri yang tidak baik,” tegasnya.
Kegiatan ini dan pengadaan tes narkoba akan bekerja sama dengan instansi terkait seperti Badan Narkotika dan Dinas kesehatan.
Menurut Kansil, orang yang sudah memakai narkoba apalagi sudah pada tahap kecanduan pasti akan melakukan berbagai cara untuk bisa mendapatkan narkoba kembali, bahkan mencuri sekalipun bisa dilakukan.
Anggota DPRD Sulut Lexi Solang mendukung rencana kegiatan Pemprov Sulut melakukan tes narkoba bagi jajaran PNS, sekaligus membuat langkah efek jera jika memang ada yang terbukti memakai atau mengkonsumsi “barang berbahaya” itu.
“Kalau dilingkungan PNS sudah ada yang kecanduan narkoba, tentunya bisa jadi preseden buruk bagi masyarakat juga,” jelasnya. (ann/jwt)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading