Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung

Polda Diminta Turun Tangan Periksa DAK Dikpora Bitung 2011

Aldy Monareh   |   5 Januari 2012 – 08:23 WITA

Bitung, MTC – Tidak selesainya sejumlah proyek pembangunan fisik yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Diknas 2011, senilai Rp 9 Milliar di Dikpora Bitung, sesuai kontrak kerja yakni 15 Desember yang diperpanjang hingga 31 Desember, menuai sorotan sejumlah elemen masyarakat Kota Cakalang.
Mereka meminta agar Polda Sulut, turun langsung menangani kasus ini. Pasalnya aparat hukum didaerah ini dinilai enggan menindaklanjuti para kontraktor yang lalai dalam melaksanakan kerjanya.
”Kami minta Polda Sulut turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah proyek yang ditenggarai melangar aturan. Jangan sampai proyeknya belum selesai sementara realisasi keuangan sudah dibayar 100 persen,” ujar personil LSM Lembeh Bersatu Musaqir Boven.
Diharapkannya juga agar kontraktor yang melanggar ketentuan, diproses sesuai hukum yang berlaku seingga ini akan memberikan pembelajaran kepada yang lainnya agar dalam menangani proyek pembangunan yang bersumber dari APBD dan APBN sesuai aturan.
”Kami juga berharap agar pengawas proyek yang berasal dari Dikpora, dapat bekerja dengan maksimal dan profesional,” tutupnya. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading