Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Headline, Minahasa Selatan

Polres Minsel Bakal Tetapkan Tersangka Kasus Dana BOS 2009 ?

Manado Today   |   17 Mei 2011 – 19:50 WITA

Amurang Today— Pertanyaan siapa yang terlibat dalam dugaan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2009, tak lama lagi akan terjawab. Setidaknya Kepolisian Resort (Polres) Minahasa Selatan dalam waktu dekat ini dikabarkan akan menetapkan tersangka.Berdasarkan Informasi yang diperoleh manadotoday, dari sejumlah saksi yang diperiksa bakal beralih status untuk dijadikan tersangka. Dan ini sudah lebih dari lima orang pejabat setingkat eselon III baik di Dinas Pendidikan Nasional Pemuda Dan Olah Raga (Diknaspora) dan Dinas Pengelolah Keuangan dan Pendapatan Aset Daerah (PKPAD) sudah dimintai keterangan. Begitu juga dengan lebih dari 50 kepala sekolah juga sudah dimintai keterangan.

Sementara itu, Kapolres Minsel AKBP Surya Kumara SH saat dikonfirmasi manadotoday Selasa (17/05/2011) mengatakan, proses penyelidikan penggunaan dana BOS untuk tahun 2009 memang sudah didalami. Apalagi Polres Minsel sudah mengandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“ Memang dalam pemeriksaann ini,tak lama lagi status penyelidikan akan ditingkatkan. Dan pihak kami akan menetapkan tersangka dalam kasus tersebut,” ujar Kumara sambil berjanji kasus dugaan menggunaan dana BOS tahun 2009 tidak akan dihentikan melainkan akan dituntaskan.

Seperti diketahui, penggunaan dana BOS terangkatsetelah semua sekolah diduga diinstruksikan memberikan kumputer dengan dana yang diduga dimark up. Pembelian computer itu sendiri dilakukan hanya pada satu perusahaan saja.
Diperkirakan dugaan terjadi kerugian Negara mencapai hamper Rp1 miliar.

Sejumlah kepala sekolah yang dimintai keterangan memberikan pendapat berbeda. Ada yang mengaku takut dijadikan tersangka ada juga yang mengaku
setuju proses hukum jalan terus.

“Kami mendukung penuh, kalau ini diproses terus oleh pihak penyidik dan segera menetapkan siapa oknum yang bertanggung jawab. Apalagi kasihan sekolah-sekolah yang tak ada listrik terpaksa beli computer tapi akhirnya tidak dipakai,” tutur sejumlah kepsek yang meminta nama mereka jangan ditulis. (dav)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading