Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Hukum dan Kriminal, Manado

Polresta Manado Amankan 37 Unit Motor Hasil Kejahatan

Manado Today   |   16 Juni 2011 – 23:06 WITA

Manado Today – Menyusul tertangkapnya sejumlah pelaku kelompok kejahatan pencurian dan perampasaan kendaraan bermotor roda dua di Manado, Polresta Manado, saat ini mengamankan sekitar 37 unit motor, hasil dari kejahatan tersebut.Kepala Sub Bagian Humas Polresta Manado, AKP Deisi Hamang, mengatakan, puluhan kendaraan yang diamankan itu, merupakan barang bukti dari sejumah lokasi atau desa di Kabupaten Minahasa, antara lain Desa Kembes, Desa Tompaso dan Desa Tondano.

“Puluhan kendaraan barang bukti itu, sudah berada di Mapolresta Manado. Jadi, siapa saja warga yang merasa kehilangan kendaraan roda dua, supaya dapat melihat barang-barang tersebut untuk kemudian mengambilnya, dengan menunjukkan surat tanda nomor kendaraan (STNK) maupun buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB),” katanya, Kamis (16/6/2011).

Seperti diketahui, pada akhir Mei 2011, polisi berhasil menangkap tersangka pencurian kendaraan sepeda motor masing-masing AFL dan MP sebuah keolmpok tindak kejahatan pencurian yang beroperasi pada sejumlah tempat di Manado. Tindak kriminalitas pencurian tersebut antara lain dilakukan di Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Rumah Sakit Prof Kandou Manado dan Pasar Bersehati Manado.

Kemudian Polisi juga mengamankan lima penadah barang curian yang ditangkap antara lain, Jhoni S, Alex, Jemy M warga Desa Tompaso II, Adri S dan Maxi R warga Desa Kembes Kabupaten Minahasa.

Sedangkan pada pekan lalu, polisi juga mengungkap satu kelompok lainnya pelaku tindakan perampasan kendaraan diikuti tindakan kekerasan pada berbagai tempat di Manado. Lokasi tindak kejahatan dilakukan antara lain di jalan Toar, Kelurahan Mapanget, Kelurahan Malalayang dan Kelurahan Tuminting. Pada saat itu polisi menangkap dua orang tersangka masing-masing Stenly Ora dan Brain Tueal serta seorang tersangka lainnya Marnol yang bertindak sebagai perantara penjual barang hasil kejahatan itu.

Kedua kelompok itu dalam menjual barang hasil kejahatan tersebut dengan harga murah sekitar Rp750 ribu hingga Rp2 juta pada warga sejumlah desa di Minahasa. (ann/ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading