Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Minahasa Selatan

Proyek Air Bersih Rp. 2,3 M di Minsel Mubasir

Manado Today   |   25 Mei 2011 – 18:24 WITA

Amurang Today — Proyek pembangunan air bersih yang tersebar di empat desa masing-masing desa Karimbow, Talikuran, Tokin dan Tokin Baru kecamatan Motoling Timur dinilai warga mubasir. Pasalnya, anggaran yang dibangun Pemerintah Provinsi tahun 2010 sekira Rp2.3 miliar tidak bisa dimanfaatkan.“ Bak penampungan sampai pipa sudah terpasang, tapi sayangnya air tidak pernah mengalir, ini namanya mubasir,” ujar Jemmy Saroinsong warga Karimbow.

Hal yang sama juga dikatakan Johny Porayow warga Talikuran. Dikatakannya, sosialisasi yang dilakukan pemerintah kepada masyarakat cukup genjar. Bahkan masyarakat begitu berharap dengan pelaksanaan pembangunan proyek air bersih dapat membuat warga bisa menikmati air bersih.

“ Tapi kenyataannya sampai sekarang tidak. Sangat disayangkan, anggaran yang dikeluarkan sampai miliaran rupiah mubasir,” ujar Porayow.

Baik Porayow dan Saroonsong sendiri berharap, semua proyek air bersih yang sudah dibangun semua instalasi dan tempat penampungannya dapat dipergunakan dalam waktu dekat ini. Apalagi kondisi cuaca panas akhir-akhir ini terjadi membuat warga sangat kesulitan mendapatkan air bersih.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Minsel Ir Jooteje Tuerah, membenarkan kondisi seperti itu. Dimana kata Tuerah,  persoalan sebenarnya ada ditangan masyarakat bukan pada pemerintah. Pasalnya, saat pemasangan pipa mulai dati desa Karimbow dan tembus ke pusat air bersih di Malolah, tiba-tiba ada komplain dari masyarakat Motoling.

Namun upaya untuk terus melanjutkan pekerjaan telah dilakukan. Bahkan sampai melibatkan tokoh-tokoh masyarakat dan pemerintah dari provinsi dan daerah.

“Memang anggaran dari APBN dan pekerjaan dilakukan oleh provinsi, tapi karena tidak ada titik terang terpaksa pemerintah provinsi tarik kembali sisa pekerjaan. Apalagi pemerintah pusat merasa kecewa,” ujarnya.

Untuk bisa mengoperasikan aliran air bersih tersebut Tuerah mengaku Pemkab Minsel sudah mengambil langkah memanggil semua hukum tua di desa-desa tersebut. Selanjutnya, jika disetujui maka akan membuat surat pernyataan bahwa pekerjaan proyek bisa dilakukan. Dengan begitu pemerintah provinsi akan langsung menganggarkan pekerjaan tersebut. (dav)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading