Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Cerpen & Puisi

Puisi : Irama Perpisahan

Staff Manado Today   |   21 Juli 2011 – 12:16 WITA
Christine Linelejan

Puisi ini hasil karya : Christine Linelejan

Malam seolah berduka
Ikut merasa kecewa
Bintang-bintang pun redup menghilang
Seolah ikut menangis bersama irama perpisahan.

Ketika kusendiri dalam sepi
Kutapaki deru malam dengan irama perpisahan
Bagaikan musafir dalam kembara
Pergi jauh…jauh meninggalkan miliknya.

Dengan hati yang beku
Kusadari akhir sebuah sandiwara
Seiring berjalannya waktu
Kutahu kau berjalan disampingnya.

Saat hatiku bimbang dan ragu
Kutengok masa lalu dengan sejuta kenangan
Seuntai harapan kini karam dan terbenam
Karena kau menjadi miliknya.
Pergilah singa mudaku
Bebaskanlah dirimu dan pergi dengannya
Menuju hutan belantara
Bersama menemukan arti bahagia

Walaupun berat dan sukar…
Kulepaskan kau pergi bersama kasih semu yang pernah terungkap
Terdengar satu irama pilu
Irama perpisahan…

Gerbang kenangan, milik siapakah…?
Berapa nilai dari kasih dan cinta?
Berapa nilai dari duka dan benci?
Semuanya hanyalah keluhan manusia…

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading