Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Cerpen & Puisi

Puisi : Terkoyak

Staff Manado Today   |   9 April 2011 – 12:20 WITA

Anganku menerawang

Arungi dinginnya malam

Terpaku tanpa daya ku

Dalam naungan bayangan kelabu

Sejenak ku terhenyak

Seiring hembusan angin

Dingin kembali menghujam

Meresap hingga kedalam kalbu

Terlintas kenangan silam

Bagai sembilu menghujam dalam

Mengoyak kembali luka dihati

Luka yang takkan pernah terobati

Tak sadarkah kau juwitaku

Kau pergi bersama membawa sepotong hatiku

Mungkin ini saatnya beranjak

Lembaran ini kututup sudah

*Puisi ini Ditulis Oleh Irwan.

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading