Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Lintas Berita

Putra Telap Penggerek Bendera Pertama di Sulawesi

Redaksi Manado Today   |   19 Agustus 2010 – 01:56 WITA

Tidak banyak yang tau bahwa lelaki kelahiran Telep 23 Maret 1923, bernama lengkap Freddy Tinangon merupakan pelaku sejarah. Usia yang kini sudah menembus 87 tahun. Dimana sejak dideklarasikan kemerdekaan Repoblik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 silam, seluruh wilayah Indonesia secara serentak melakukan upacara kemerdekaan. Termasuk di wilayah Makasar Propinsi Sulawesi yang saat itu gubernurnya adalah Dr Sam Ratulangi.Freddy Tinangon begitu dia disapa, menjadi satu-satunya orang yang mengibarkan Sang Merah Putih tanggal 17 Agustus 1945 di Makasar. Dia ditugaskan khusus Dr Sam Ratulangi yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Sulawesi.

Saat diwawancarai manadotoday, Opa Freddy panggilan akrabnya menuturkan, pengibaran bendera Merah Putih tersebut disaksikan oleh ribuan pejuang makasar yang datang dengan membawa senjata dan bambu runcing. Saat itu pengibaran dilakukan di rumah dinas gubernur, sekaligus kantor yang bertempat di perampatan Jalan Klaperlaan dan Gowa Wegh Makasar. Saat ditugaskan menjadi penggerek bendera di moment tersebut, Opa Freddy mengaku senang dan sangat bangga, meskipun rasa gugup sempat menyelimuti dirinya.

Riwayat perjuangan Opa Freddy juga cukup unik, sebab dia pernah menjadi anggota KEIBODAN (pemuda sukarela) di desa Telep Kecamatan Eris. Sempat juga mengikuti pendidikan KAIIN YOSEIIJO (Sekolah Pelayaran Jepang) di Makasar. Tercatat sebagai pengawal Pribadi Sam Ratulangi saat beliau menjabat sebagai gubernur Sulawesi di Makasar. Juga terdaftar sebagai anggota KRIS Losiri Bungur Wegh Makasar Tahun 1946. Atas jasa-jasanya dia berhasil mendapatkan surat keputusan dan tanda penghargaan seperti Surat Keputusan Menteri Urusan Veteran dan Demobilisasi Nomor 15/B/Kpts/MUV/1967 tanggal 31 Desember 1967. Tentang pengakuan pengesahan sebagai Veteran Pejuang Kemerdekaan RI. Selanjutnya Surat Keputusan Panglima Kodam XIII Merdeka Nomor Kep-011-73 tahun 1967 tanggal 5 Oktober 1967. Tentang hak mendapat Satya Lencana Bintang Gerilya PK I,II,GOM.III,IV. Sapta Marga Penegak. Juga mendapatkan SK Nomor Skep/956/VIII 1981 tanggal 15 Agustus 1981. Tentang pengakuan pengesahan dan penganugrahan gelar kehormatan Veteran Pejuang Kemerdekaan RI.(malz/*)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading