Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Bitung, Headline, Hukum dan Kriminal

Raskin Diduga Diseludupkan ke Luar Daerah

Aldy Monareh   |   8 Januari 2012 – 09:13 WITA

Bayu : Jika Terbukti Saya Pidanakan

Kapolres bitung

AKBP Satake Bayu SIK

Bitung, MTC – Beras miskin (Raskin) untuk keluarga kurang mampu diduga diperjualbelikan di luar daerah. Hal ini terungkap ketika Polres Bitung, pada Kamis (05/01/2011) sekitar pukul 02.00 Wita sekitar pukul 02.00 melakukan penahanan terhadap kendaraan milik NN alias Nyong yang mengangkut 20 ton beras yang hendak dititipkan di Gudang milik HS alias Hamsa yang berlokasi di Kelurahan Wangurer Timur.
Informasi yang dihimpun Raskin yang hendak di jual ini, kemasannya diganti dengan karung beras yang juga masih berlogo Bulog. Hanya saja berbeda dengan karung beras yang disalurkan kepada keluarga miskin ini, raskin yang diduga salah peruntukannya ini berwarna putih bertuliskan Beras Bulog bergaris biru.
”Mengganti kemasan karung, prakteknya sudah sering saya lihat. Hal ini dilakukan untuk mengelabui agar tidak menimbulkan kecurigaan orang, ” ujar sumber resmi yang mewanti-wanti agar namanya tidak dibertakan.
Bukan hanya praktek ganti kemasan, menurutnya, jatah Raskin di setiap karung juga sering di kurangi, sebelum didistribusikan ke warga. Sementara jatah Raskin 20 Ton yang ditemukan aparat Kepolsian adalah Raskin bulan 13 yang akan disalurkan untuk Kabupaten Minahasa dan sebagian Kota Bitung.
Dalam Kejadian tersebut diceritakannya Polisi dan warga berhasil menemukan dua kendaraan truk dengan nomor polisi DB 88xx dan DB 87xx CV berisi 500 karung Raskin yang masing-masing kendaraan berisi 250 karung Raskin dikendarai oleh sopir bernama Uyu dan Jemi. Ratusan karung tersebut diduga diangkut dari gudang Dolog Bitung, dengan alasan akan didistribusikan padahal akan di jual ke tukang tadah Raskin.
Sementara itu Kapolres Bitung AKBP Satake Bayu SIK, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya mulai menseriusi dugaan penjualan Raskin illegal ini.
”Saat ini kita sedang melakukan identifikasi barang bukti seperti sampel beras, dan kemasan karung yang digunakan,” ujarnya.
Saat ini kata Bayu, penyelidikan telah mengarah pada beberapa oknum yang diduga terlibat, diantaranya oknum kontraktor angkutan NN alias Nyong yang diduga sebagai dalant penjualan Raskin, warga Girian Indah kompleks Mangga Dua kata Bayu, dan VH alias Ventje pejabat Kepala Gudang Dolog Kota Bitung yang diduga memback up penjualan beras miskin yang diperuntukan bagi warga.
”Saya pasti akan pidanakan, jika ditemukan bukti mereka menjual Raskin, yang seharusnya diperuntukan bagi warga kurang mampu,” tandasnya. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading