Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado

Ratusan Siswa SMK I Manado Tuntut Kepsek Mundur

Manado Today   |   8 Juni 2011 – 20:38 WITA

Manado Today – Ratusan siswa SMK Negeri I Manado, Rabu (8/6/2011) siang tadi, menggelar aksi demo di halaman sekolahnya untuk menuntut Kepala Sekolah (Kepsek) Olvin Tanos dan wakilnya di bidang kesiswaan Serfi Sumilat, turun dari jabatan.“Kami minta Kepsek dan wakil bidang kesiswaan mengundurkan diri,” kata Siska Dalope.

Disampaikannya, sejumlah penyimpangan yang dilakukan keduanya, seperti penyalahgunaan dana Sekolah Berstandar Internasional (SBI), juga sudah memutasikan dua orang guru tanpa sebab yang jelas.

“Yang paling membuat mereka kesal, adalah ulah wakil kepala sekolah yang mengeluarkan siswa dari dalam ruangan dengan alasan masih menunggak uang komite sekolah, padahal saat ini mereka sedang menghadapi ujian kenaikan kelas,” ketus Dalope.

Bahkan, kata Dalope lagi, wakil kepala sekolah tersebut, sering melakukan penekanan pada siswa bahkan tak jarang hingga pemukulan yang seharusnya tidak dilakukan seorang guru.

Kepala SMK Negeri I Manado, Olvin Tanos ketika dikonfirmasi, mengatakan, uang komite tersebut sempat menjadi masalah, untuk itu pihaknya telah mengundang semua orang tua dan wali siswa, untuk menyepakati agar tunggakan dibayar pada saat penyerahan rapor.

“Soal wakil kepala sekolah, saat apel pagi memisahkan siswa yang sudah membayar dan belum, sehingga menyebabkan keributan dan protes para siswa,” kata Tanos.

Sementara untuk tudingan korupsi dana SBI sebesar Rp1,6 miliar, Tanos membantahnya. Sebab, itu program swakelola dan mereka langsung yang mengerjakannya.

“Hasilnya melebihi yang diharapkan, karena menjadi percontohan secara nasional,” tambahnya.

Lanjutnya mengatakan, mengenai mutasi dua guru itu ia mengaku tidak tahu-menahu, karena kalau memang ada mutasi menurut dia hal itu pasti karena ada kesalahan.

Menaggapi aksi tersebut, Asisten I sekretaris Daerah kota Manado, Johny Leo Sondakh, menyesalkan apa yang dilakukan para siswa tersebut. Sebab, sekolah adalah tempat belajar.

Terpisah, Ketua komisi D DPRD Kota Manado, Richard Sualang, menyesalkan ulah pimpinan SMK I Manado yang mengusir siswa dari ruangan kelas saat ujian serta memukul siswa.

“Kami akan memanggil Diknas dan SMK Negeri I Manado untuk hearing, mempertanyakan hal tersebut. Kalau memang ditemukan ada unsur pidana, maka akan jadi urusan hukum, tetapi kami akan minta sekolah tersebut dievaluasi supaya ada kejelasan dan penyelesaian masalah ini,” tegas Sualang. (ann/ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading