Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado

Ratusan Warga Manado Gelar Aksi Demo

Tonny Sumakul   |   31 Oktober 2011 – 19:17 WITA

demo di kantor gubernur sulutManado, MTC – Ratusan warga Manado dari Kelurahan Pandu, Bumi Beringin, Titiwungen, serta sejumlah warga lainnya, menggelar aksi demonstrasi di Kantor Gubernur Sulut.

Dalam orasi yang dipimpin Anggota DPRD Sulut, Benny Ramdhani, aksi demo mereka menuntut agar pemerintah bertindak tegas terkait masalah pengeluaran sertifikat tanah di Manado dan Sulut pada umumnya.

“Kami minta agar masalah pengeluaran sertifikat tanah, untuk ditinjau pemerintah daerah,” ungkap Brani sapaan akrab anggota DPRD Sulut itu.

Menanggapi hal itu, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs Mecky Onibala yang menerima aksi demo itu, mengungkapkan, pihaknya akan menyampaikan tuntutan warga ini ke Gubernur dan Wagub Sulut.

“Kami menerima aspirasi warga ini, dan nantinya akan disampaikan ke pak Gubernur,” ujar Onibala.

Tak puas dengan jawaban Pemprov Sulut, pendemo akhirnya, melanjutkan aksi mereka di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulut, dengan tuntutan memeprtanyakan juga pengeluaran sertifikat tanah dari pihak BPN.

Brani juga dalam orasinya, meminta BPN Sulut mencabut sejumlah sertifikat tanah, dari para mafiah tanah di daerah ini. Sebab, tanah tersebut adalah milik rakyat.

“Ungkap mafia-mafia tanah di BPN Sulut. Dan cabut sejumlah seretifikat tanah, yang diduga telah dimainkan oleh oknum BPN Sulut,” ketus Brani.

Sementara Kakanwil BPN Sulut, Andreas Ginting, yang menerima aspirasi tersebut, menjawab satu-persatu akan tuntutan masyarakat itu. Namun, dari jawaban-jawaban ini, banyak warga yang tak puas. Dimana salah satu contoh tentang pertanyaan warga terkait masalah sertifikat tanah di Sario Dalam, Ginting menjawab itu diminta ke pihak pengadilan, sebab sudah dalam proses hukum.

Ia menambahkan, dalam hearing antara BPN dan DPRD Sulut juga, pihaknya hanya bisa menyarankan agara masyarakat menempuhnya dengan upaya hukum, sebab itu sudah diproses hukum.

“Tapi, apa yang menjadi tuntutan masyarakat ini, kami akan menindaklanjutinya, dengan melakukan pertemuan dulu seluruh pihak terkait untuk dicarikan solusi,” pungkasnya. (ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading