Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Manado Siar

Rayakan Paskah, Pohon Natal Rekor Muri Ramai Dikunjungi Warga Manado

Redaksi Manado Today   |   24 April 2011 – 22:43 WITA

 

Pohon Natal Raksasa di Kawasan Megamas Tampak Malam Hari

Pohon Natal Raksasa di Kawasan Megamas Tampak Malam Hari

Manado Today –  ”Pohon Natal” yang berada di kawasan Mega Mas Manado, dengan tinggi sekitar 45 meter, banyak dikunjungi warga usai beribadah perayaan Paskah atau kebangkitan Yesus Kristus, Minggu.
Pohon yang dibangun pada saat perayaan Natal tahun 2010 lalu dan tertinggi di Indonesia, sekaligus menciptakan rekor MURI, dijadikan tempat kenang-kenangan warga Manado untuk berfoto dan menyaksikan keindahannya.
Karena pohon Natal itu dihiasi dengan ribuan lampu serta adanya tanda Salib yang dibangun diatasnya, membuat warga menarik untuk menyaksikan.
“Pohon Natal ini telah menjadi ikon wisata religi di kota Manado, dan akan menyala sepanjang tahun yang akan disesuaikan dengan tema perayaan hari raya besar keagamanana Nasional,” Kata Deputi I Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Laksda (TNI) Willem Rampangiley.
Menurutnya, walaupun pohon yang dikhususkan pada perayaan Natal, tetapi selalu dipasang hiasan lampunya pada perayaan keagamaan penting lainnya, seperti Jumat Agung, Paskah, Imlek (Konghucu) dan Idul Fitri (Muslim).
Apalagi daerah itu sarat dengan makna “Torang Samua Basudara” (kita semua bersaudara), yang menjunjung tinggi keragaman budaya, agama dan ras.
Rampanigley yang mudik ke Sulut dalam rangka perayaan Paskah itu, menyambut baik adanya ikon agama seperti itu dan diharapkan dipelihara dengan baik, karena bakal banyak menarik minat kunjungan warga termasuk wisatawan.
Pada pohon tersebut ada ornamen Paskah juga serta kilauan lampu berlambang salib tiga dimensi, dan mudah disaksikan warga dari mana saja.
“Kami bangga ada pohon Natal itu, karena waktu dibangun oleh kalangan pengusaha dan pemerintah Kota Manado, juga dibantu beberapa warga non Kristiani,” ujar Jopie, salah satu PNS di Manado.
Pohon itu akan melambangkan dan memberikan simbol daerah yang religius, serta saling menerima apa adanya walaupun berbeda keyakinan, dan saling membantu satu sama lain. (ann/jwt)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading