Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Nusa Utara

Rompas : Berhandus tak Layak Jadi Sekda Defenitif

Redaksi Manado Today   |   20 Januari 2012 – 19:37 WITA

Johny Rompas

Tahuna, (manadotoday.com) – Drs Maurits Berhandus SH yang saat ini menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Sangihe, dinilai tak layak untuk menjadi Sekda Defenitif. Ini terkait dengan latar belakang pendidikan yang bersangkutan sebagai guru, dimana berdasarkan surat edaran Mentri Pemberdayaan Aparatur Negara (Menpan) RI, nomor: SE/15/M.PAN/4/2004 tentang larangan pengalihan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari jabatan guru ke jabatan non guru.
Penegasan tersebut dikemukakan Johny Rompas, tokoh masyarakat Sangihe, kepada manadotoday Jumat (20/1/2012), kalau Berhandus tidak layak menjadi Sekda defenitif.
“Terkait dengan surat edaran Menpan tersebut, maka Drs Maurits Berhandus SH tidak layak menjadi Sekda defenitif. Dalam surat edaran tersebut pada point pertama, bahwa dari hasil PUPNS 2003, secara umum pada saat ini terdapat kekurangan tenaga guru di semua jenjang pendidikan dasar dan menemgah. Kekurangan guru tersebut melingkupi jumlah dan kualifikasi/kompetensi serta penyebarannya yang tidak merata sesuai dengan beban kerjanya, dimana keadaan tersebut sangat berpengaruh terhadap proses belajar mengajar yang pada akhirnya akan menurunkan mutu dari para anak didik,” ujar Rompas.
Dilain pihak tambah Rompas, dari segi kompetensi, guru dinilai mempunyai kompetensi untuk menduduki jabatan struktural dan hal ini akan berpengaruh pada kinerja organisasi. Olehnya, Rompas meminta kepada pemerintah provinsi Sulawesi Utara dalam hal ini Gubernur, DR SH Sarundajang, untuk tidak mengakomodir Plt Sekda Sangihe saat ini untuk menjadi Sekda yang defenitif.
Sementara itu, Bupati Sangihe, Drs HR Makagansa MSi, ketika dimintai tanggapannya soal status Berhandus, mengatakan bahwa, untuk jabatan Sekda memang merupakan kewenangan dari Gubernur, sedangkan kewenangan Bupati hanya mengusulkan saja ke Gubernur.
“Memang, jabatan Sekda Defenitif itu adalah kewenangan dari pak Gubernur, sedangkan tugas saya sebagai Bupati hanya mengusulkan saja,” ujar Makagansa. (nal)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading