Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Manado

Rumengan Perjelas Polemik Internal PAMI

Aldi Mawitjere   |   20 Maret 2012 – 08:06 WITA
Rommy Fredy Rumengan

Ketua Umum PAMI, Rommy Fredy Rumengan

Jakarta, (manadotoday.com) —Cukup lama memilih diam terkait masalah internal organisasi Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI), Rommy Fredy Rumengan yang kini menjabat Ketua Umum PAMI, akhirnya angkat bicara.
Diakui Rumengan, permasalahan internal PAMI idealnya tidak perlu terekspos ke media massa. Namun untuk meluruskan kesimpang-siuran pemberitaan soal ada atau tidaknya pemecatan di tingkat pimpinan PAMI maka ditegaskan Rumengan, bahwa itu benar terjadi hanya orangnya yang berbeda.
Romy sapaan akrab aktivis yang murah senyum ini kepada wartawan menjeklaskan, melalui rapat pleno dewan pendiri PAMI yakni, Romy Rumengan, Andry Umboh, Robert Lonteng, Yanty Susan Kalo dan Thresje Muntuan Msi, sudah resmi memecat Noldy Pratasis selaku ketua umum justru pada 5 September 2011 lalu.
“Dan rapat itu juga telah memilih saya sebagai ketua umum baru berdasarkan acuan dan aturan organisasi PAMI,”terang Rumengan.
Disatu sisi Rumengan mengklarifikasi soal pernyataan mantan Ketua Umum PAMI, Noldy Pratasis yang menyatakan sudah memecat dirinya sesuai Anggaran Dasar.
“Dia (Pratasis) memakai pasal itu tidak mengacu secara utuh keterangan pasal sebelumnya yang mengatur soal kegentingan yang memaksa,”jelasnya.
Pasalnya, menurutnya Rumengan, untuk menerapkan pasal yang digunakan Pratasis tersebut harus memenuhi alasan yang tercantum dalam Bab 1x pasal 16 ayat 2.
“Artinya pemecatan yang dilakukan Pratasis tidak bisa dilakukan sepihak jika tidak memenuhi unsur tersebut. Saya kan tidak melakukan tindak korupsi atau tindak pidana. Jadi tidak ada alasan kegentingan yang memaksa seperti yang dipakai untuk pemecatan,”beber Rumengan.
Tak heran, dewan pendiri PAMI menilai langkah Pratasis merubah AD/ART secara sepihak tanpa koordinasi sudah menyalahi aturan organisasi. Karena perubahan itu hanya dilakukan Pratasis bersama satu orang anggota dewan pendiri yang nota bene adalah isterinya.
“Atas kesalahan itulah para dewan pendiri menduga saudara Noldy Pratasis tidak tau aturan organsasi. Dan dengan kesalahan itulah para dewan pendiri justru menilai Pratasis sudah bertindak menyalahi AD/ART organisasi sehingga harus diberi sanksi pemecatan dari pimpinan menjadi anggota biasa,” sebut Rumengan sembari menambahkan, bahwa pihaknya sudah mengantongi perubahan akta notaris tentang penggantian anggota dewan pendiri dan pimpinan PAMI.
Sementara itu, Pratasis sebelumnya telah menyatakan kepada manadotoday bahwa Dia masih sebagai ketua Umum PAMI.
“Jadi catat, saya masih ketua PAMI,” singkatnya.(*)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading