Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Tomohon

Saksi Ungkap Pencairan Uang Enam Karung di Sekretariat Kota Tomohon

Redaksi Manado Today   |   22 Maret 2011 – 21:42 WITA

Terungkap Dalam Persidangan Lanjutan Kasus Epe

Jakarta Today—Sidang kasus dugaan korupsi APBD kota Tomohon, yang melibatkan Jefferson SM Rumajar SE, Walikota Tomohon non aktif, sebagai tersangka di pengadilan Tipikor makin menarik saja. Sejumlah saksi terdakwa yang dihadirkan pada Selasa (22/3) telah membuka kebobrokan yang terjadi tanpa diketahui sang walikota.

Saksi

Aisah Likawa, mantan pegawai di Sekretariat Daerah saat memberikan kesaksian (foto : Ardison Kalumata)

Aisah Likawa, mantan pegawai di Sekretariat Daerah, mengaku menyaksikan penarikan uang sebanyak 6 karung di tahun 2008 yang diberikan kepada Sekkot saat itu yakni JPM. Penarikan dilakukan sebanyak 6 kali, dengan rincian 5 kali oleh Frans Sambouw yang saat itu menjabat Bendahara Umum Daerah (BUD) serta 1 kali lewat Bendahara Sekretariat (Bensek) yang saat itu dijabat Eduard Evho Paat.
‘’Uang yang dari bank dibawa ke ruangan Sekkot lewat pintu belakang. Dan, ketika akan dibawa ke mobil Nissan Terrano plat merah DB 6 G juga lewat pintu belakang,’’ ungkap Aisah di hadapan Majelis Hakim yang dipimpin Hakim Ketua Juprianto SH. Mobil DB 6 G itu sendiri adalah mobil dinas Sekkot.
Secara blak-blakan, Aisah juga mengaku jika Selasa dua pekan lalu sekitar pukul 12.00 Wita, ia mendapat telepon dari JPM yang meminta agar saat bersaksi tak menyebut-nyebut uang dalam karung tersebut.
Saksi lain Glen Siwu, mengungkapkan bahwa di tahun 2008 telah terjadi pelampauan anggaran sebesar Rp 32 Miliar. ‘’Cek yang dicairkan dari kas daerah di Sekretariat Daerah lebih besar dari yang tertata di APBD. Uang yang ditarik berjumlah Rp 63 Miliar, sementara anggaran di Sekretariat Daerah hanya Rp 31 Miliar. Jadi, terjadi pelampauan,’’ jelas Siwu di hadapan Majelis Hakim.
Sidang itu juga menghadirkan Saksi Ahli Prof Dr Philipus Hajon SH, Ahli Hukum Administrasi Negara dan Keuangan Daerah.
Walikota Tomohon non aktif Jefferson SM Rumajar SE ketika ditanya usai sidang mengaku tidak tahu-menahu dengan penarikan uang yang diisi dalam 6 karung tersebut. ‘’Saya sama sekali tidak tahu jika ada seperti itu,’’ tukas Epe—sapaan akrab Rumajar. (ark)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading