Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Pemerintahan

Sarundajang Dukung Patroli Bersama AL Filipina dan Lamtamal VIII Manado

Tonny Sumakul   |   25 April 2012 – 20:00 WITA
Gubernur Sulut

Kunjungan tim Angkatan Laut Filipina di ruang kerja Gubernur Sulut

MANADO, (manadotoday.com) – Guna pengamanan wilayah laut di perbatasan Indonesia dan Negara Filipina yang berada di kawasan perairan Sulawesi Utara (Sulut), akan dilakukan operasi bersama antara Angkatan Laut Filipina bersama Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut VIII Manado. Patroli bersama ini, sebagai bentuk lebih mengamankan wilayah perbatasan Filipina dan Indonesia, guna mengatasi terjadinya illegal fishing, trafficking, bahkan terorisme.
Tak pelak, kerja sama antara kedua Angkatan Laut tersebut, mendapat dukungan dari Gubernur Provinsi Sulut, Dr. Sinyo Harry Sarundajang.
Menurutnya, kerjasama itu akan efektif guna mengamankan wilayah laut dari berbagai gangguan keamanan. Apalagi, hal itu dilakukan sebagai border crossing agreement (BCA), antara Pemerintah Indonesia dan Filipina.
“Saya sangat mendukung kerjasama tersebut, guna pengamanan wilayah perairan Indonesia khususnya Sulawesi Utara, dari gangguan keamanan,” kata Sarundajang saat menerima kunjungan Tim Phillipines Navy (Angkatan Laut Filipina), yang dipimpin Commander Phillip L Cagayan, AFP Commander of Naval Forces Eastern Mindanao dan Capt. Robert A Empedrad Deputy Commander For Fleet Operations, dan Kapten Wanita Kapal AL Filipina BRP Magat Salamat Commander Lusviminda A Camacho, didampingi Perwira Pertahanan Konjen Filipina di Manado Col. Noel Beleron, serta Mayor Laut Yoseph dari Lantamal VIII Manado.
Dalam pertemuan itu, orang nomor satu di Sulut itu, menyampaikan juga tentang Provinsi Sulut yang sedang mempersiapkan pelaksanaan ivent Pacific Partnership bersama US Navy, dengan akan ditandai kehadiran kapal rumah sakit terbesar di dunia milik US Navy, USNS Mercy.
“Kegiatan itu nantinya akan berlangsung Bulan Mei mendatang, dengan melakukan kegiatan bakti sosial di wilayah perairan Sulawesi Utara,” terang Sarundajang.
Selain itu, SHS sapaan akrabnya, mengajukan usulan kepada pemerintah Filipina, untuk menyusun agreement bersama, tentang traditional fisherman rights, untuk perlindungan nelayan tradisional di kedua Negara, yang beroperasi di wilayah perbatasan.
“Ini maksudnya untuk melindungi nelayan tradisional, sebab mungkin karena keterbatasan alat navigasi, nelayan itu tak sengaja beroperasi di wilayah yang bukan teritorial mereka,” ungkap Sarundajang. (ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading