Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Pemerintahan

Sarundajang kembali Rolling Pejabat

Tonny Sumakul   |   29 Maret 2012 – 20:16 WITA

Empat Sekretaris SKPD Dimutasi

rolling pejabat pemprov sulut

Foto bersama pejabat Pemprov Sulut yang dilantik, bersama Sekprov Ir. S.R. Mokodongan, Asisten III Edwin Silangen, dan Kepala BKD Sulut, Roy Tumiwa

MANADO – (manadotoday.com) – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) kembali melakukan rolling untuk pejabat struktural di lingkungan Pemprov Sulut. Kali ini, sebayak 25 pejabat eselon III dan IV  berpindah tempat, serta penyesuaian terhadap nomenklatur SKPD, sehingga pejabat tersebut dilantik kembali di jabatan yang sama.
Pelantikan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sulut Nomor 821.2/BKD/SK/42/ tahun 2012 tertanggal 27 Februari tahun 2012, dan Nomor 821.2/BKD/SK/43/ tahun 2012 tertanggal 27 februari tahun 2012, serta Nomor 821.2/BKD/63/ tahun 2012 tertanggal 28 februari tahun 2012, dilakukan Sekprov Sulut Ir. Siswa Rachmat Mokodongan, bertempat di ruag ruang Huyula kantor gubernur, Kamis (29/3).
Dalam pelantikan para  pejabat itu, empat diantara merupakan Sekretaris SKPD, diantaranya, Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Flora Krisen, SH. MH, digantikan Ernie Purukan S.IP, M.Si yang sebelumnya Sekretaris Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A). Jabatan yang ditinggalkan Purukan, digantikan Frederiek  A Umboh, SH, MP yang sebelumnya adalah Sekretaris  Dinas Koprasi dan UKM. Untuk jabatan yang ditinggalkan Umboh, digantikan Drs. O. J.  Mewengkang yang sebelumnya sebagai Sekretaris Badan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Provinsi Sulut, dan untuk jabatan yang ditinggalkan Mewengkang, diganti oleh Flora Krisen, SH,MH.
Mokodongan dalam sambutannya, mengatakan bahwa bagi para pejabat yang baru dilantik itu, agar tetap bekerja secara maksimal juga sesuai aturan.
“Bekerja cepat, tepat dan cerdas, harus tetap kita kedepankan dalam menjalankan tugas, guna mencapai tujuan organisasi,” ungkap Mokodongan.
Disampaikannya lagi, pejabat yang akan meninggalkan posisi lamanya, untuk meninggalkan juga aset yang digunakan di SKPD lama, sepertihalnya kendaraan dinas dan aset lainnya.
“Itu adalah salah satu tujuan dalam memperhatikan proses administrasi, supaya Sulut tetap mempertahankan predikat wajar tanpa pengecualian atas pengelolahan keungan daerah dari BPK,” tandas Mokodongan. (ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading